Badan Kehormatan (BK) DPD akan memanggil senator asal Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna buntut menghadiri kontes transgender Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, pekan depan. BK DPD bakal turut mengundang sejumlah lembaga dan tokoh nan menyampaikan pengaduan mengenai kasus tersebut.
"Iya untuk surat pemanggilan BK ke AWK sudah pasti, kami mau secepatnya," kata Ketua BK DPD Hasby Yusuf kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
"Mudah-mudahan mungkin dalam minggu, ini kan libur kelak nih, jadi mungkin minggu depanlah. Pemanggilan, itu nggak bersamaan, nggak berbarengan sama para pengadu, nggak. Dia terpisah," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan etik DPD itu mengatakan sejumlah lembaga dan tokoh nan telah menyampaikan pengaduan mengenai Wedakarna. Oleh karena itu BK DPR bakal turut mengundang pihak pengadu.
"Selain itu kami juga list kejuaraan masyarakat mengenai kasus AWK, lantaran BK juga bakal jadwalkan mengundang lembaga dan tokoh nan melakukan pengaduan," tuturnya.
Salah satu pengadu mengenai Arya Wedakarna adalah dari pihak Muhammadiyah Bali. Hasby mengatakan pemanggilan pengadu juga dilakukan pekan depan.
"Iya. betul, dari Muhammadiyah Bali ya, tapi ya. Tapi itu kan maksudnya itu kan, banyak sih, nggak hanya hanya Muhammadiyah, banyak dari perorangan, kepercayaan nan lain juga banyak," ujarnya.
Hasby Yusuf mengatakan pihaknya mau pemanggilan terhadap Arya Wedakarna dilakukan secepatnya. Dia belum merinci hari pemanggilan tersebut.
"Saya cek lagi waktu ya, lantaran kudu cocokkan dengan personil BK biar waktu pemanggilan tidak irisan dengan agenda kunjungan kerja personil BK nan berada di perangkat kelengkapan lain," jelasnya.
Kehadiran Arya Wedakarna dalam aktivitas kontes kecantikan transgender, Miss Equality World 2026, diketahui ramai disorot publik. Sorotan mencuat setelah foto-foto nan memperlihatkan Arya Wedakarna berbareng ajudannya berseragam TNI AL menghadiri aktivitas Miss Equality World 2026 beredar di media sosial.
Arya menegaskan kehadirannya di aktivitas itu bukan sebagai personil DPD perwakilan dari Bali. Arya mengaku mendapatkan undangan dari sebuah organisasi nan disebut kerap melakukan aktivitas amal.
Menurut Arya, dirinya diberi tahu bahwa Bali mendapat penghargaan atas pariwisatanya. Kehadirannya di sana, kata dia, sebagai tokoh wisata.
"Jadi kronologisnya, pertengahan tahun ini ya, Juni ya. Itu, saya bertempat di istana saya di Jembrana. Mewakili pribadi ya dan juga sebagai tokoh budaya Hindu. Kita menerima panitia, namanya MS Organization. Jadi mereka berjaringan di 15 negara dan mereka ini sudah sering mengadakan aktivitas charity di Bali. Kegiatan sosial, begitu. Nah, jadi namanya tamu kan kita terima," kata Arya kepada wartawan, Rabu (2/9).
(amw/rfs)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·