Bilangnya Pengacara, Jubir Baru Trump Ngaku Gagal Ujian Advokat

Sedang Trending 17 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Pers Gedung Putih nan baru ditunjuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Katie Zacharia, mengakui dirinya kandas dalam ujian pekerjaan advokat (bar exam). Pengakuan tersebut muncul di tengah sorotan terhadap kualifikasi profesionalnya setelah dia beberapa kali menyebut dirinya sebagai pengacara.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (15/10/2026), pembawa aktivitas Sean Hannity menanyakan apakah Zacharia pernah mengikuti ujian advokat tetapi tidak lulus.

"Ya," jawab wanita berumur 41 tahun itu. Zacharia merupakan lulusan fakultas norma Universitas Pepperdine pada 2011, tetapi gelar norma tidak otomatis memberinya izin untuk berpraktik sebagai pengacara.

Dalam wawancara terpisah dengan media konservatif Real America's Voice, Zacharia mengatakan dirinya sempat mendaftar untuk mengikuti ujian tersebut, tetapi merasa "terganggu dan kewalahan" oleh rencana kepindahannya ke China berbareng suaminya.

"Hasil ujian itu sebenarnya tidak terlalu krusial lantaran saya tahu saya tidak bakal memerlukan lisensi advokat di China," ujarnya.

Zacharia mengaku tidak pernah mencoba kembali mengikuti ujian tersebut. Ia juga mengatakan mempunyai empat anak dalam kurun enam tahun dan sejak awal tidak beriktikad berpraktik hukum. Meski demikian, dia pernah mencantumkan kedudukan penasihat norma umum di sebuah organisasi nirlaba konservatif nan berbasis di California.

Ia berkilah sejumlah orang di bagian norma meyakinkannya bahwa dia boleh menyebut dirinya sebagai pengacara lantaran mempunyai gelar norma dan pengalaman di bagian norma upaya saat bekerja di sebuah firma norma di Beijing. Zacharia menegaskan dirinya dapat memberikan "analisis hukum, bukan nasihat hukum".

Kontroversi tersebut memicu dorongan agar kualifikasi Zacharia diperiksa. Campaign for Accountability, organisasi nan bergerak di bagian akuntabilitas dan etika politik, pada Rabu mendesak asosiasi pengacara California menyelidiki persoalan tersebut.

Organisasi itu menyatakan bahwa di California, menyebut diri sebagai pengacara tanpa mempunyai lisensi bukan sekadar klaim berlebihan, melainkan dapat menjadi tindak pidana.

Sebelumnya, Zacharia memimpin pengarahan pers pertamanya di Gedung Putih pada Selasa (13/10/2025). Sesi tersebut berjalan singkat dan hanya melibatkan pertanyaan dari tiga jurnalis.

Zacharia menggantikan Karoline Leavitt, nan mengundurkan diri pada Agustus untuk merawat anak-anaknya nan tetap kecil. Leavitt dikenal sebagai pendukung Trump nan kerap bersikap konfrontatif saat menghadapi pertanyaan wartawan.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑