
Kebun buah. (Foto: Freepik)
MEMILIKI kebun buah sendiri di rumah sekarang bukan lagi sekadar impian. Meski hanya mempunyai pekarangan berukuran terbatas, Anda tetap bisa menanam beragam jenis pohon buah nan mudah tumbuh dan sigap menghasilkan panen.
Selain membikin lingkungan rumah lebih hijau dan asri, menanam pohon buah juga memberikan untung tersendiri. Kamu bisa menikmati buah segar hasil kebun sendiri tanpa kudu selalu membelinya di pasar alias supermarket.
Menariknya, ada beberapa jenis tanaman buah nan relatif mudah dirawat, tidak memerlukan lahan terlalu luas, dan bisa mulai berbuah dalam waktu cukup singkat, terutama jika menggunakan bibit hasil cangkok alias okulasi.
Lantas, pohon buah apa saja nan cocok ditanam di rumah? Dilansir dari Southern Living, berikut lima rekomendasinya.
1. Pohon Jambu Air
Jambu air menjadi salah satu pilihan menarik untuk Anda nan mau mulai membikin kebun buah di rumah. Tanaman ini relatif mudah tumbuh di suasana tropis seperti Indonesia dan cocok ditanam di pekarangan.
Pohon jambu air menyukai sinar mentari nan cukup serta tanah dengan drainase baik. Perawatannya juga tidak terlalu rumit, cukup dengan penyiraman teratur, pemangkasan cabang, dan pemberian pupuk secara berkala.
Jika menggunakan bibit hasil cangkok alias okulasi, jambu air umumnya dapat mulai berbuah dalam waktu sekitar 1–3 tahun, tergantung varietas dan kondisi perawatan. Beberapa varietas nan terkenal antara lain jambu air citra, madu, dan king rose.
Keunggulan lainnya, pohon jambu air bisa dipangkas agar ukurannya tidak terlalu tinggi sehingga lebih mudah dirawat dan dipanen.
2. Pohon Jeruk

Ingin memetik jeruk segar langsung dari laman rumah? Pohon jeruk bisa menjadi pilihan nan tepat. Tanaman ini cukup terkenal sebagai buah pekarangan lantaran mempunyai banyak varietas dan bisa ditanam di lahan terbatas. Bahkan, beberapa jenis jeruk dapat tumbuh dengan baik di dalam pot berukuran besar.
Jenis jeruk nan bisa dipertimbangkan antara lain jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk kasturi, dan jeruk keprok. Pohon jeruk memerlukan sinar mentari sekitar 6–8 jam sehari agar pertumbuhan dan pembentukan buah melangkah optimal.
Untuk bibit hasil okulasi alias sambung, beberapa varietas jeruk dapat mulai berbuah sekitar 1–3 tahun setelah ditanam. Pastikan tanaman mendapatkan penyiraman nan cukup, tetapi jangan sampai media tanam terlalu basah lantaran dapat menyebabkan akar membusuk.
11 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·