Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan agar Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin, Kalitengah, Sidoarjo, Jawa Timur dicopot setelah terjadi keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manbaul Hikam.
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana mengatakan usulan pencopotan tersebut menjadi salah satu tindakan internal nan dilakukan BGN menyusul kejadian tersebut.
“Kemudian kami juga mengusulkan, ya, kepada kepala SPBPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan penggantian,” kata Sumedana dalam keterangan resmi, diterima Rabu (2/9/2026).
Selain itu, BGN juga menjatuhkan suspensi berat terhadap SPPG Sidoarjo Talang Angin, Kalitengah, selama 30 hari.
Saat ini, BGN tetap melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian keracunan nan dialami ratusan santri Ponpes Manbaul Hikam tersebut. Investigasi dilakukan berbareng Dinas Kesehatan terkait.
“Dan hasilnya kelak bakal kita umumkan apa nan menyebabkan terjadinya keracunan,” kata Ketut.
Diketahui, sebanyak 431 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam sudah mendapat penanganan medis setelah diduga keracunan usai menyantap menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar 1.000 santri nan menyantap menu program itu pada hari kejadian.
Pengasuh Ponpes Manbaul Hikam, KH Abdul Wahid Harun, menyampaikan kondisi para santri bervariasi. Sebagian kudu dirawat di rumah sakit, sementara lainnya mendapat penanganan sesuai kondisi masing-masing.
"Santri sekitar 1.000, ya. Hari ini nan dievakuasi ke rumah sakit 431. Ya, kondisi kekuatan bentuk masing-masing santri beda-beda," ujar Wahid.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·