BGN Jogja Tegur Keras Pegawai SPPG Bantul yang Olok-Olok Korban Keracunan

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Pegawai SPPG diduga mengolok-olok korban diduga keracunan program MBG. BGN Yogyakarta langsung menegur pegawai tersebut.

Koordinator Regional BGN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Wirandita Gagat Widyatmoko, sangay prihatin dan menyayangkan pernyataan nan disampaikan salah satu jejeran SPPG di Bantul tersebut.

"Kami prihatin dan menyayangkan andaikan betul terdapat pernyataan dari jejeran SPPG nan tidak menunjukkan empati terhadap masyarakat nan diduga terdampak," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (19/9/2026).

Menurut dia, setiap kejadian nan menyangkut keamanan pangan dan berakibat kepada penerima faedah semestinya disikapi dengan serius, penuh empati, dan rasa kemanusiaan.

"Dalam kondisi seperti ini, nan kudu dikedepankan adalah rasa kemanusiaan, empati, sensitivitas, dan saling menghormati," ujarnya.

Gagat membenarkan orang dalam video viral tersebut merupakan pegawai alias pengawas finansial SPPG Dlingo dan nan berkepentingan telah diklarifikasi oleh BGN DIY.

"Betul mas nan berkepentingan berposisi sebagai pengawas finansial dan sudah diklarifikasi oleh jejeran kami," katanya.

Pihaknya telah memberikan teguran secara langsung kepada SPPG mengenai beserta pegawai nan berkepentingan sebagai tindak lanjut atas kegaduhan di media sosial.

"Kami sudah memberikan teguran kepada nan bersangkutan, kelak (keputusannya) bakal disampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG nan bersangkutan," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita