Bertahun-tahun Diusulkan, Irigasi di Desa Bukit Padi Anambas Direhabilitasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Bertahun-tahun Diusulkan, Irigasi di Desa Bukit Padi Anambas Direhabilitasi Peninjauan kondisi dan aliran air pada saluran irigasi di Desa Bukit Padi.(Dok. MI)

HARAPAN panjang para petani di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk mempunyai jaringan irigasi nan lebih baik mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun menyampaikan usulan, rehabilitasi saluran irigasi di area pertanian desa tersebut akhirnya mulai dikerjakan.

Pelaksanaan proyek rehabilitasi itu disambut positif oleh masyarakat, khususnya para petani nan selama ini berjuntai pada keberadaan jaringan irigasi untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian. Perbaikan saluran dinilai menjadi langkah krusial untuk memperlancar pengedaran air serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian di Desa Bukit Padi.

Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya, Jana Jihartono, mengatakan rehabilitasi saluran irigasi merupakan salah satu kebutuhan utama para petani. Menurutnya, kondisi jaringan irigasi sangat berpengaruh terhadap kelancaran pengairan lahan, terutama saat petani memasuki musim tanam.

Pria nan berkawan disapa Pak Jana itu mengaku berterima kasih lantaran usulan nan telah disampaikan sejak beberapa tahun lampau akhirnya mendapat perhatian dan mulai direalisasikan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat serta pihak kontraktor nan telah melaksanakan pekerjaan rehabilitasi tersebut.

“Rehabilitasi saluran irigasi ini memang sudah lama kami ajukan. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dikerjakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan pihak kontraktor nan telah merealisasikan angan para petani,” katanya kepada wartawan Ketika dihubungi, Senin (27/7).

Menurut dia, keberadaan saluran irigasi nan berfaedah dengan baik sangat dibutuhkan oleh petani. Selama ini, jaringan irigasi menjadi sarana utama untuk mengalirkan air menuju area pertanian. Apabila saluran mengalami kerusakan alias tidak berfaedah maksimal, pengedaran air menuju lahan petani ikut terganggu.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman. Karena itu, rehabilitasi jaringan irigasi diharapkan bisa memberikan akibat langsung terhadap produktivitas pertanian masyarakat Desa Bukit Padi.

Selain itu, rehabilitasi juga diharapkan dapat diteruskan melalui Jalan Usaha Tani hingga area pertanian Kampung Pasiran. Perbaikan secara menyeluruh dinilai krusial agar faedah pembangunan irigasi dapat dirasakan secara merata oleh para petani.

“Harapan kami, perbaikannya bisa dilanjutkan dari Pintu Dua Bendung Jelis sampai Jalan Aspal Kampung Telipuk. Setelah itu, dilanjutkan melalui Jalan Usaha Tani hingga area pertanian Kampung Pasiran,” katanya.

Ketersediaan air nan mencukupi juga dapat membantu petani mengatur waktu tanam secara lebih baik. Selain itu, pengedaran air nan lancar dapat mengurangi hambatan nan selama ini dihadapi saat mengairi lahan.

Bagi masyarakat Desa Bukit Padi, sektor pertanian menjadi salah satu aktivitas krusial dalam menopang perekonomian keluarga. Karena itu, pembangunan prasarana pertanian, termasuk jaringan irigasi, dinilai perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.  (H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia