Berniat Lindungi Arab Saudi dari Rudal Iran, Prancis Kini Cuma Punya Senjata Ini

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

loading...

Model rudal SCALP. CC/Rept0n1x

PARIS - Kehadiran militer Prancis di Timur Tengah meningkat, tetapi perihal ini disertai dengan tanda-tanda nan jelas tentang keterbatasan keuangan, material, dan politik Paris.

Media Prancis menekankan bahwa kapal perang memerlukan bahan bakar, jet tempur menembakkan rudal nan semakin mahal, sementara anggaran pertahanan sebesar €57 miliar tidak dirancang untuk intervensi nan begitu mahal dan berkepanjangan.

Saat ini, militer Prancis mempertahankan sekitar 8.000 pasukan di Timur Tengah, didukung oleh nyaris 50 jet tempur Rafale dan sejumlah kapal angkatan laut. Kekuatan angkatan laut inti terdiri dari kapal induk Charles de Gaulle, berbareng dengan sekitar 26 pesawat Rafale dan pesawat peringatan awal E-2D, di samping dua kapal serbu amfibi dan beberapa kapal perusak.

Selain itu, Prancis mempertahankan garnisun tetap di Djibouti dengan sekitar 1.500 tentara, UEA dengan 900, Irak dengan 1.200, Lebanon dengan 800, dan Yordania dengan 300. Terlepas dari skala keterlibatan mereka nan besar, operasi-operasi ini pada dasarnya tetap berkarakter defensif.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews