Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pengentasan kemiskinan di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), bisa didukung oleh komoditas unggul. Kementan bakal memberi support bibit unggul komoditas kakao, mente, sampai kelapa untuk wilayah Alor.
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, bakal ada 10.000 hektare lahan di Alor nan bisa ditanami komoditas unggulan tersebut. Dari situ, nantinya masyarakat juga bisa mengakses bibit unggul secara langsung.
“Kami sasaran di sini tanaman 10 ribu hektare. Minimal. Kalau 10 ribu satu hektare satu keluarga, berfaedah itu sama dengan 10 ribu keluarga. Benar enggak? Kalau anak istri ada 2 anak berfaedah 4 kan? 4 kali 10 ribu 40 ribu. Kemiskinan di alor 38 ribu. Artinya jika kita kerja sungguh-sungguh, kemiskinan ini kuntas dalam waktu 3 tahun,” kata Amran saat meninjau bibit unggulan kakao di Alor, NTT pada Sabtu (8/8).
Amran memandang ketiga komoditas tersebut memang cocok untuk Alor. Di samping itu, ketiga komoditas itu menurutnya merupakan komoditas nan mempunyai akibat jangka panjang.
“Sini cocok kelapa, kemudian mente, kemudian kakao. Ini berkelanjutan, ini 40 tahun. 30-40 tahun. Artinya 30 tahun panin kelak sampai 40 tahun petaninya panen. Tapi kita tanam sekarang. Dan nan kita tanam adalah bibit unggul. Kita kali-kali sederhana saja,” ujarnya.
Berdasarkan obrolan dengan masyarakat dan Dinas Pertanian setempat, disepakati bahwa Kementan bakal memberikan alias ‘menyuntik’ 500 bibit kakao, 1.000 bibit kelapa, dan 2.000 bibit mente.
Di samping itu, terdapat pula support sebanyak 10 pompa berasas permintaan masyarakat. Jika kurang, Amran juga menjelaskan bahwa bakal ada support 10 pompa lagi ke Alor nan disiapkan.
Amran juga memastikan seluruh bibit tersebut bakal diberikan secara cuma-cuma lantaran ditanggung pemerintah.
“Tapi sekali lagi, saya bangga dengan bibit nan kami kirim ini tumbuh dengan baik. Biaya bibit ditanggung pemerintah. Biaya tanam ditanggung pemerintah. Itu cuma-cuma semua dari program prioritas Bapak Presiden,” kata Amran.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·