Rohman Wibowo
, Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |20:35 WIB

BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan penguatan kapabilitas penanammodal menjadi krusial dilakukan demi memastikan keputusan investasi berasas perihal terukur. Penguatan kapabilitas penanammodal semacam ini lazim dilakoni oleh otoritas bursa di negara lain.
"Kami dari bursa bakal membikin satu program ke depan nan kita sebut dengan value up. Ini juga adalah program nan sudah dilakukan oleh bursa-bursa lain. Bahkan Bursa Singapura mendapatkan biaya 5 billion dollar, salah satunya bakal digunakan untuk program value up. Kami juga sedang menyusun program value up ini gimana untuk meningkatkan kapabilitas dari perusahaan tercatat kita," kata Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dalam sesi obrolan di gedung BEI, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Jeffrey mengatakan pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan beberapa pihak dalam upaya penguatan kapabilitas investor, termasuk melibatkan lembaga asing. Dari penambahan pengetahuan penanammodal bakal bumi saham Indonesia, BEI membidik agregat kapitalisasi pasar dan mengikis perlahan celah pengkondisian dalam bursa.
"Saya sudah berjumpa dengan Presidennya Bloomberg. Bagaimana kita bisa bekerja-sama dengan Bloomberg. Bagaimana meningkatkan kapabilitas penanammodal relation dari emiten-emiten kita. Investor dunia sekarang tidak lagi search by country. Tapi search by sector. Dan tentu kami berambisi jika mereka search sektor tertentu, ada emiten kita nan muncul di situ. Nah tentu ini memerlukan penanammodal relation nan baik," urai Jeffrey.
Sebelumnya BEI berbareng PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi meningkatkan standar transparansi pasar modal Indonesia dengan menerbitkan info kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1 persen. Langkah ini diambil guna memperkuat tata kelola perusahaan alias Good Corporate Governance (GCG) serta memberikan perlindungan lebih bagi para investor.
Kebijakan ini merupakan penerapan dari Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 1/KDK.04/2026. Melalui patokan tersebut, info kepemilikan saham nan sebelumnya lebih tertutup sekarang bakal dipublikasikan secara rutin setiap bulan melalui situs resmi BEI.
Penguatan kualitas info pasar merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun pasar modal Indonesia nan andal dan terpercaya. Dengan keterbukaan info nan semakin baik, diharapkan kepercayaan, integritas, dan kredibilitas pasar modal nasional bakal semakin kokoh,” ujar Jeffrey.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·