Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2026 |06:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebutuhan BBM ke depan tidak bakal berjuntai pada impor. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebutuhan BBM ke depan tidak bakal berjuntai pada impor. Dengan mendorong swasembada energi, BBM diharapkan dapat dipenuhi dari sumber daya dalam negeri, seperti sawit, tebu, singkong, hingga jagung, sehingga tidak lagi tergantung pada pasokan luar negeri.
"Kita mempunyai karunia besar dari nan Maha Kuasa sehingga kebutuhan BBM kita kelak tidak berjuntai pada impor luar negeri, apalagi bisa dipenuhi dari tanaman-tanaman kita, dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, Indonesia sangat beruntung mempunyai sumber daya alam (SDA) nan melimpah. Contohnya sawit, singkong, dan jagung nan dapat dijadikan sumber energi. Selain itu, kekayaan sumber daya ini juga membikin kondisi pangan nasional kondusif dan tercukupi, sehingga pemerintah tetap bisa mempertahankan nilai BBM subsidi meski nilai minyak bumi menembus lebih dari USD100 per barel.
"Kita sangat berterima kasih atas karunia nan Maha Kuasa. Bertahun-tahun saya memperjuangkan swasembada pangan. Dalam kondisi nilai BBM saat ini, kita berterima kasih bahwa swasembada daya nyaris tercapai, dan kita sudah sampai pada swasembada beras," tambahnya.
Baca Selengkapnya: Prabowo Sebut BBM RI Nanti Tak Lagi Impor, Bisa dari Sawit
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·