Baznas dan KHCF Yordania Perkuat Kerja Sama Kesehatan untuk Palestina

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Baznas dan KHCF Yordania Perkuat Kerja Sama Kesehatan untuk Palestina Baznas dan KHCF Yordania membahas kerja sama untuk pelayanan kesehatan di Palestina.(Baznas)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat komitmen kerja sama kemanusiaan berbareng King Hussein Cancer Foundation (KHCF) Yordania guna mengoptimalkan penyediaan layanan kesehatan bagi penduduk Palestina. Penyaluran support ini difokuskan pada optimasi akomodasi medis serta pemenuhan gizi masyarakat Palestina.

Langkah strategis tersebut dibahas melalui audiensi Kedutaan Besar Yordania dan KHCF di Kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (7/8). Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menilai KHCF Yordania sebagai mitra nan tepercaya lantaran transparansi dalam menjalankan dan melaporkan bantuan.

"Artinya, menurut norma fikih al-muhafadhatu 'ala al-qadimi al-shalih wal akhdu bil jadidi al-aslah (memelihara nilai-nilai lama nan baik dan mengambil nilai-nilai baru nan lebih baik), maka kita bakal mempertahankan hubungan nan baik ini dan kita bakal meningkatkan hubungan kepada nan lebih baik," jelas Idy Muzayyad.

Penguatan kerjasama tersebut ditandai dengan komitmen Baznas RI untuk menyalurkan biaya kemanusiaan jasa kesehatan Palestina berbobot lebih dari Rp1,7 miliar. Selain support medis, Baznas RI juga menyiapkan program jangka panjang berupa danasiwa pendidikan perguruan tinggi bagi mahasiswa Palestina di Indonesia, khususnya di bagian kesehatan.

"Kita juga mempunyai pola baru penyaluran dengan memberikan danasiwa bagi mahasiswa Palestina untuk kuliah di Indonesia. Jadi itu program penyaluran nan berkarakter untuk jangka panjang dan berkepanjangan di bagian kesehatan," ujar Idy.

Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Republik Indonesia, Sudqi Al Omoush, mengapresiasi support Baznas dan mendorong pengembangan kerja sama melalui program wakaf berkelanjutan. Ia menyayangkan besarnya alokasi biaya dunia nan lenyap untuk bentrok bersenjata dan berambisi support dialihkan untuk program kemanusiaan.

"Jadi kami mengundang Anda untuk bergabung, untuk meningkatkan support seperti nan selalu kami lakukan nan semua itu untuk kebaikan kehidupan, bukan perang," kata Sudqi.

Sementara itu, Direktur KHCF Madelin Al Salah mengapresiasi support berkepanjangan dari Baznas RI, termasuk alokasi biaya terbaru senilai lebih dari Rp3,5 miliar untuk mendukung pengobatan pasien kanker asal Gaza di Yordania pada tahun 2026.

Madelin menekankan bahwa penguatan kerja sama ini sangat mendesak akibat krisis penurunan bantuan internasional. "Itulah sebabnya kami sekarang berada dalam kondisi krisis dan seruan darurat bagi pasien-pasien nan saat ini tinggal di Yordania. Jika kami tidak mendapatkan donasi, kami tidak bakal bisa melanjutkan support dan mendatangkan lebih banyak pasien dari Gaza," tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia