Baznas dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Baznas dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) sepakat memperkuat ekosistem ekonomi perdesaan melalui integrasi program pengelolaan amal nan menyasar ribuan desa di seluruh Indonesia.

Berbagai program kerjasama bakal dilaksanakan, seperti pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa. Langkah ini dinilai sebagai strategi paling krusial untuk mengoptimalkan potensi amal langsung dari lingkungan terkecil. 

Selain itu, terdapat kerjasama nan menyentuh sektor produktif, seperti pengembangan peternakan desa melalui Program Balai Ternak Baznas hingga penguatan ekonomi penduduk melalui sinergi berbareng koperasi-koperasi di tingkat desa.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyebut "Desa Zakat" di Kabupaten Ciamis bakal menjadi percontohan pertama untuk kerjasama ini dan bakal segera diadaptasi di wilayah lain, termasuk Kabupaten Serang dalam waktu dekat.

“Untuk percontohan, kita sudah mempunyai role model desa amal di Ciamis nan masyarakatnya mempunyai kesadaran amal tinggi, dan wilayah itu bakal menjadi salah satu referensi utama kita. Selain Ciamis, dalam waktu dekat kami memproyeksikan Kabupaten Serang sebagai area pengembangan berikutnya untuk memperkuat kerjasama strategis antara Baznas dan Kemendes,” jelas Sodik dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4). 

Lebih lanjut, Baznas bakal menyinergikan program-program pemberdayaan tersebut dengan pedoman info dan jaringan luas nan dimiliki kementerian hingga ke tingkat terkecil. Langkah ini diharapkan bisa menciptakan ekosistem kemandirian ekonomi desa nan kuat melalui pembentukan UPZ Desa sebagai motor penggeraknya.

"Salah satu nan paling strategis dari Baznas adalah pembentukan UPZ Desa. Nah, itu nan jadi concern alias strateginya Baznas berbareng Menteri Desa hari ini untuk mengolaborasikan program-program seperti balai ternak dan koperasi desa agar bisa diberdayakan di desa-desa,” katanya.

Sementara itu, Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kerjasama berbareng Baznas RI nan dinilai sangat sejalan dengan visi kementerian dalam membangun desa. Ia memandang integrasi program pemberdayaan seperti UPZ Desa sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan biaya filantropi nan tepat sasaran.

“Kementerian Desa memang mau sekali mengintegrasikan dan bekerja-sama melalui program-program nan ada berbareng Baznas. Ternyata saat dibahas, banyak sekali potensi kerja sama nan bisa kita lakukan, dan salah satu nan paling strategis adalah pembentukan UPZ Desa nan menjadi konsentrasi utama kami berbareng Ketua Baznas hari ini,” tuturnya.

Yandri menegaskan bahwa pihaknya bakal memberikan support penuh untuk program kerjasama berbareng Baznas RI, termasuk mengenai sosialisasi program agar info tersebut dapat menjangkau masyarakat nan lebih luas.

“Nantinya, kerjasama Baznas dan Kemendes juga bakal dimasifkan melalui media sosial dengan melibatkan influencer-influencer agar dampaknya terasa nyata bagi masyarakat luas,” tandasnya.(H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia