Ilustrasi(Dok Istimewa)
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Langit Pictures Indonesia membangun sinergi pemanfaatan movie sebagai media edukasi dan dakwah untuk menanamkan nilai-nilai family selaras di tengah masyarakat. Hal tersebut dibahas dalam audiensi nan berjalan di Gedung Baznas RI, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas kesempatan kerjasama pemutaran movie sebagai media edukasi dan dakwah tentang pentingnya nilai-nilai family demi mewujudkan kemaslahatan umat melalui movie Tak Kan Ku Biarkan Kau Menangis.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menilai edukasi melalui pendekatan karya sinema saat ini bisa lebih efektif dan persuasif untuk menyentuh hati masyarakat dibandingkan metode penyuluhan konvensional.
“Edukasi tentang cinta anak kepada orang tua alias sebaliknya kan tidak melulu dengan pidato kan? Dengan film, selesai nonton orang langsung ingat ibunya. Atau bisa kelak ada film, selesai nonton orang sadar, ‘Waduh, belum zakat, infak, sedekah,’ alias selesai nonton itu ‘Waduh, banyak orang miskin ya nan perlu bantuan,’” jelas Sodik dilansir dari keterangan resmi, Jumat (26/6).
Ia menyampaikan apresiasi kepada Langit Pictures Indonesia nan secara konsisten menghadirkan karya-karya sinema nan mengangkat nilai-nilai sosial dan kebaikan di tengah masyarakat.
Menurutnya, movie mempunyai kekuatan besar dalam membangun kesadaran sosial sekaligus mendorong perubahan perilaku nan positif, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan semangat berbagi kepada mereka nan membutuhkan.
Sodik berambisi pertemuan ini dapat menghasilkan sinergi strategis berbareng Langit Pictures Indonesia, baik untuk program jangka pendek maupun rencana jangka panjang dalam menghadirkan film-film edukatif nan bisa menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, sedekah, dan kepedulian terhadap kaum dhuafa.
“Pulang nonton film, kita mau penonton langsung tersadar ‘Aduh, saya belum bayar zakat,’ alias ‘Ah, banyak orang miskin dan anak yatim nan perlu segera dibantu,’ lantaran akibat perubahan perilaku lewat seni peran inilah nan mau kita capai,” katanya.
Sementara itu, Sutradara movie Tak Kan Ku Biarkan Kau Menangis, Ferly Halim, menjelaskan movie tersebut dirancang sebagai media edukasi kontemporer nan bermaksud menormalisasikan ekspresi kasih sayang dan hubungan nan sehat antara anak dan orang tua.
Melalui penanaman nilai-nilai family nan kuat, dia optimistis movie tersebut bisa menggugah kesadaran generasi muda sekaligus menjadi pemantik bagi terciptanya kemaslahatan umat nan dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kami pengen ya, orang keluar bioskop, sesimpel telepon deh ibu,” ujar Ferly saat memaparkan sasaran emosional dan pesan nan mau disampaikan kepada para penonton melalui karya sinema tersebut.
Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Baznas RI dan Langit Pictures Indonesia dalam memanfaatkan industri imajinatif sebagai sarana edukasi sosial, dakwah, dan penguatan nilai-nilai family di tengah masyarakat. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·