loading...
Kapal Penebar Ranjau Iran di Selat Hormuz. Foto/Viet
TEHERAN - AS memfokuskan perhatiannya pada penghancuran kapal-kapal penyebar ranjau Iran di Selat Hormuz, di tengah gangguan berkepanjangan terhadap jalur pelayaran vital ini.
Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan AS telah menghancurkan 44 kapal penyebar ranjau Iran dan mengerahkan jet tempur A-10 Warthog untuk melacak kapal sigap nan bisa menyebarkan ranjau.
Pesawat A-10 Warthog, nan dijuluki "kuda kerja" Angkatan Udara AS sejak tahun 1970-an, dilengkapi dengan senapan mesin 30mm nan bisa menembakkan hingga 4.200 peluru per menit, dan unik digunakan untuk support tembakan jarak dekat.
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa jika perlu, kapal perang AS dapat mengawal kapal komersial melalui Selat Hormuz, nan menyumbang sekitar 20% perdagangan minyak global, tetapi para ahlimilitermenekankan bahwa misi pengawalan tersebut hanya dapat dilakukan ketika ancaman dari ranjau laut terkendali.
Dua pertiga dari kapal perang penyapu ranjau Angkatan Laut AS, USS Tulsa dan USS Santa Barbara, saat ini berada di Singapura untuk perawatan, sementara letak USS Canberra belum diungkapkan.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·