
Manfaat bawang putih. (Foto: dok Freepik/jcomp)
JAKARTA - Bagi masyarakat Indonesia, bawang putih sudah familiar untuk bahan masakan. Bawang putih nyaris selalu datang di setiap tumisan, sup, hingga gorengan sehari-hari. Ternyata, di kembali aromanya nan unik dan bikin masakan jadi sedap, bawang putih menyimpan segudang faedah kesehatan nan luar biasa.
Sejak era Yunani Kuno, bapak kedokteran Hippocrates apalagi sudah meresepkan bawang putih untuk mengobati beragam penyakit. Beruntung, sains modern saat ini sukses membuktikan bawang putih menyimpan faedah baik untuk kesehatan.
Rahasia di Balik Potongan Bawang Putih
Melansir Healthline, rupanya faedah terbesar bawang putih justru keluar saat kondisinya hancur. Ketika Anda menggeprek, mencincang, mengulek, alias mengunyah bawang putih, terjadi reaksi kimia nan menghasilkan senyawa sulfur. Salah satu senyawa nan paling terkenal adalah allicin.
Namun, perlu dicatat bahwa allicin ini adalah unsur nan tidak stabil dan mudah lenyap setelah terpapar panas. Karena itu, ada trik tersendiri nan dikenal dengan 10-minute garlic rule. Caranya, setelah bawang putih dicincang, diamkan dulu selama 10 menit sebelum dimasak.
Langkah sederhana ini membantu menjaga kadar allicin agar tidak rusak total saat terkena suhu kompor. Kalau kuat dengan rasanya, mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah justru dinilai memberikan faedah nan jauh lebih optimal.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·