Banyak info seputar bayi dan anak nan tetap dipercaya secara turun-temurun. Meski begitu, tidak semuanya kudu dipercaya, lantaran bisa jadi hanya mitos belaka.
Mulai dari larangan memotong kuku bayi sebelum 40 hari, pemberian jamu, hingga dugaan bahwa ASI bisa diteteskan ke mata.
Nah Moms, agar kita lebih tenang, Dokter Spesialis Anak Konsultan Ahli Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Dr. dr. Meta Hanindita, Sp.A. Subsp. N.P.M(K), mengungkap sejumlah mitos dan kebenaran nan tetap sering ditemui orang tua.
5 Mitos nan Sering Beredar soal Kesehatan Bayi dan Faktanya
1. Bayi Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum 40 Hari
Menurut dr. Meta, ini adalah mitos.
Faktanya, boleh-boleh saja, kok, bayi pangkas kuku sebelum berumur 40 hari. Karena kuku bayi justru perlu dirawat dan dipotong dengan hati-hati agar tidak terlalu panjang dan melukai kulit wajah alias tubuhnya.
2. Jamu Bermanfaat untuk Kesehatan Bayi
Menurut dr. Meta, ini adalah mitos, Moms.
“Sampai saat ini belum ada penelitian nan menunjukkan bahwa pemberian jamu memberikan faedah untuk kesehatan bayi,” jelas dr. Meta kepada kumparanMOM, Kamis (13/8).
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak memberikan jamu kepada bayi secara sembarangan, terutama tanpa rekomendasi dari tenaga kesehatan.
3. MPASI Instan Tidak Aman untuk Bayi
Ini juga mitos, Moms, lantaran MPASI instan alias MPASI terfortifikasi sudah mempunyai patokan mengenai kandungan dan keamanannya.
“Produk ini sudah ada aturannya dari WHO nan berjulukan Codex Alimentarius. Aturan ini mengatur ketentuan bahan nan digunakan termasuk tidak menggunakan pengawet,” jelasnya.
4. MSG Berbahaya Bikin Bodoh Anak
Ini adalah mitos. Karena MSG alias monosodium glutamate telah mendapatkan status GRAS (Generally Recognized as Safe) dari FDA.
Meski begitu, pemberian makanan anak tetap perlu memperhatikan pola makan secara keseluruhan. Pastikan anak mendapatkan makanan nan beragam dan bergizi seimbang.
5. ASI Aman Diteteskan ke Mata Bayi
Ini adalah mitos lantaran ASI bukanlah cairan nan steril sehingga tidak dianjurkan untuk diteteskan ke mata bayi.
Jika mata anak merah, berair, alias belekan, sebaiknya orang tua berkonsultasi dengan master untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan nan tepat.
Nah, jadi sebelum menerapkan info tertentu pada anak, pastikan sumbernya andal dan konsultasikan dengan master jika tetap ragu.
Penjelasan lebih komplit mengenai beragam mitos dan kebenaran seputar bayi, anak, dan remaja dibahas dalam kitab Seri Mommyclopedia: 600 Mitos dan Fakta tentang Bayi, Anak, dan Remaja karya dr. Meta Hanindita, Moms.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·