
Tawuran pemuda (foto: Okezone)
JAKARTA - Polisi menangkap 18 pemuda nan diduga hendak terlibat tindakan tawuran di sejumlah wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Dalam operasi tersebut, petugas turut menyita lima bilah celurit dan sejumlah peralatan bukti lainnya.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan, patroli dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada waktu dan letak nan dinilai rawan. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah potensi tindakan kekerasan sejak dini.
"Kami mau memastikan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan tenang, tanpa terganggu tindakan tawuran alias kekerasan jalanan. Karena itu, patroli terus kami lakukan, termasuk menindaklanjuti info dari warga. Terhadap para pemuda nan diamankan, penanganannya dilakukan secara proporsional melalui pemeriksaan dan pembinaan sesuai ketentuan nan berlaku," kata Wahyu, Sabtu (17/10/2026).
Patroli menyasar sejumlah titik nan berpotensi mengalami gangguan keamanan, ialah Jalan Tanah Mas I, Jakarta Timur; area Pasar Loak dan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat; serta Jalan Raden Inten, Jakarta Timur.
Dalam tiga aktivitas tersebut, petugas mengamankan lima bilah celurit, satu batang besi panjang, sejumlah telepon genggam, dan kendaraan bermotor untuk pemeriksaan lebih lanjut.
47 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·