Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bakal mengevaluasi penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), terhadap delapan orang, termasuk wartawan nan lenyap kontak di Perairan Selat Sunda, Banten. Operasi SAR sudah memasuki hari ketujuh pencarian.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan hasil penyelenggaraan operasi pada hari ketujuh bakal menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apakah operasi SAR dihentikan alias diperpanjang.
"Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan kelak kita lihat dari hasil penyelenggaraan hari ketujuh ini sehingga kelak jadi bahan pertimbangan kita, apakah operasi bakal kita hentikan ataupun diperpanjang," katanya mengutip Antara, Senin (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas Rangga Aribowo menjelaskan terdapat sejumlah dasar nan menjadi pertimbangan dalam memperpanjang operasi SAR.
Menurut dia, operasi dapat diperpanjang andaikan tetap ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, barang-barang milik korban, maupun adanya laporan saksi nan memandang sebaran material nan diduga berasal dari kecelakaan.
Ia menambahkan, andaikan hasil pertimbangan tidak menemukan indikasi baru mengenai keberadaan korban maupun peralatan nan berangkaian .dengan kecelakaan, operasi SAR dapat dinyatakan selesai.
Kendati demikian, Rangga mengatakan, penghentian operasi SAR tidak berfaedah pencarian terhadap korban sepenuhnya berakhir.
Dalam kondisi tersebut, status dapat dialihkan menjadi siaga sehingga andaikan kembali ditemukan tanda-tanda keberadaan korban alias terdapat laporan baru dari masyarakat, operasi SAR dapat dibuka kembali.
"Kalaupun seandainya operasi SAR ditutup, berganti mode kesiapsiagaan. Bilamana ditemukan tanda-tanda adanya laporan keberadaan korban, operasi SAR diadakan kembali," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengharapkan penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap delapan penduduk nan lenyap kontak di perairan Selat Sunda dapat diperpanjang andaikan hingga hari ketujuh, Senin (14/9) belum ditemukan.
"Harapan saya adalah untuk memaksimalkan pencarian dan memperpanjang waktu pencarian," ujar Andra Soni.
Sebelumnya, delapan orang nan tetap dalam pencarian berangkat menggunakan kapal sigap dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju area Gunung Anak Krakatau.
Lima di antaranya merupakan jurnalis, ialah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni nan merupakan wartawan lepas.
Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.
(tim/dal)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·