Karhutla Kepung 4 Gunung Jatim: Bromo, Semeru, Argopuro hingga Butak

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Surabaya, CNN Indonesia --

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) melanda empat area pegunungan di Jawa Timur secara bersamaan. Hingga Senin (14/9), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus melakukan operasi pemadaman jalur darat maupun udara di area Gunung Bromo, Semeru, Argopuro, dan Kawinajang alias Butak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, menyatakan tim campuran telah disebar ke beragam titik untuk memfokuskan pemadaman dan mencegah api semakin meluas ke area permukiman maupun jalur pendakian.

"Helikopter PK-DAP telah melakukan operasi water bombing di wilayah Gunung Buthak alias Kawinajang nan terdapat titik api. Kapasitas bucket nan digunakan adalah 1.000 liter," kata Satriyo dalam laporannya pada Senin (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya pemadaman melalui udara terpaksa dilakukan lantaran beratnya medan dan kondisi cuaca di lokasi. Angin kencang dan kepulan asap tebal di area Gunung Kawinajang dan Gunung Buthak sempat mengganggu operasi water bombing.

Sementara itu, penanganan di area Gunung Bromo nan mulai terbakar sejak Kamis (10/9) tetap berlanjut. Tim darat melakukan penyisiran di Bromo Hills Jemplang menggunakan peralatan jet shooter serta mengerahkan mobil bak bermuatan tandon air. Berbeda dengan Bromo, kondisi di Gunung Semeru dilaporkan mulai terkendali.

"Saat ini untuk wilayah Semeru sudah tidak ada titik api, hanya sisa bara dari tunggak pohon kering. Tim campuran memfokuskan pemadaman di Setigirenteng, Desa Argosari, Kecamatan Senduro," ujar Satriyo.

Tantangan terberat justru dialami oleh tim pemadam campuran di area Gunung Argopuro, Kabupaten Jember. Cuaca berawan tebal dan medan nan sangat ekstrem membikin area lereng pegunungan nan terbakar tidak bisa dijangkau oleh petugas.

"Medan nan terjal menyebabkan tim jalur darat tidak dapat melaksanakan penanganan pemadaman. Tim saat ini melakukan pembasahan bara api dan membikin sekat bakar di atas Gunung Gilap," ucapnya.

Hingga kini, Satriyo memastikan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran di empat gunung tersebut. Pihaknya tetap terus melakukan pendataan untuk menghitung total luasan area nan terdampak kerusakan ekosistem.

"Korban nihil, sementara akibat tetap dalam pendataan," pungkasnya.

(frd/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional