Jakarta -
Kantor PT TSL nan berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur, digeledah oleh Satgas Gakkum Lundup Bareskrim Polri mengenai kasus importasi handphone (HP) terlarangan dari China. Penyidik mengungkap siasat PT TSL dalam mengurus arsip importasi HP.
Pengungkapan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-7 nan berfokus pada penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan. Polri kemudian membentuk Satuan Tugas (Satgas) penegakan norma terhadap tindak pidana penyelundupan nan merugikan kekayaan negara, melalui Surat Perintah Kapolri.
"Penyidik meyakini bahwa PT TSL merupakan perusahaan holding nan menggunakan beberapa perusahaan cangkang, untuk melakukan pengurusan arsip importasi handphone ilegal," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menggeledah PT TSL, Bareskrim terlebih dulu menggeledah gudang-gudang mengenai importasi HP terlarangan pada minggu lalu. Gudang-gudang tersebut berada di Jl Kapuk Kayu Besar Jakarta Utara, Ruko di Jalan Pluit Barat Jakarta Utara, Ruko Mutiara Palem Jakarta Barat, Perumahan Citra Garden Cluster Green Papyruss, Ruko Boulevard Raya Jakarta Barat, Ruko Toho Jakarta Utara.
Dari penggeledahan itu, Bareskrim menyita beragam merk HP. Salah satunya iPhone.
"(Disita) iPhone: 56.557 pieces (nilai nilai total Rp 225.208.000.000), Android 1625 pieces (nilai nilai total Rp 5.387.500.000) , dan sparepart HP (baterai, charger, kabel, dll): 18.574 pieces. Total: 76.756 pieces dengan total nilai Rp 235.089.800.000," jelasnya.
Dari pemeriksaan saksi-saksi dan penelitian arsip pengiriman barang, interogator menetapkan 2 tersangka. Keduanya berinisial DCP dan SJ.
Kedua tersangka mempunyai peran nan berbeda. DCP mempunyai peran sebagai importir nan memasukkan peralatan ke Indonesia dalam keadaan tidak baru dan tidak dilengkapi SNI.
"SJ nan mempunyai peran sebagai customer nan memasukkan peralatan ke Indonesia dalam keadaan tidak baru," kata Ade.
Ia mengatakan Tim Gakkum Satgas Lundup Bareskrim Polri nan dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal terus bergerak melakukan penyisiran di pintu-pintu pemasukan peralatan di seluruh wilayah Pabean Republik Indonesia, baik laut, darat maupun udara, untuk menjamin sekaligus memastikan agar tidak ada lagi kebocoran finansial negara atas terjadinya praktik importasi dengan modus under invoice, undeclare, maupun under accounting.
"Komitmen Polri dalam penegakan norma secara tegas terhadap segala corak tindak pidana penyelundupan untuk menyelamatkan kekayaan negara alias memulihkan kerugian finansial negara maupun mencegah kebocoran penerimaan finansial negara adalah sebagai corak bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan terhadap kekayaan negara/alam, pengamanan sumber penerimaan negara, dan penegakan norma nan tegas tanpa pandang bulu untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional, nan merupakan fondasi kedaulatan negara," imbuh Ade.
(isa/isa)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·