Bappenas Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Potensi Generasi Muda

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian PPN/Bappenas menggandeng Tanoto Foundation untuk mendorong generasi muda mengambil peran dalam pembangunan.

Dilansir dari RRI, Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kementerian PPN/Bappenas Didik Darmanto mengatakan pengalaman langsung di lapangan krusial untuk membentuk calon pemimpin masa depan.

Menurut Didik generasi muda perlu memahami persoalan masyarakat, membangun jejaring. Sekaligus bisa bekerja lintas sektor untuk menghasilkan akibat nan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kontribusi tidak kudu dimulai dari sesuatu nan besar. Justru kita bisa memulainya dari gerakan-gerakan lokal nan dampaknya sangat nyata, dari titik paling mini di sekitar kita," kata Didik dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).

Didik menyampaikan pernyataan tersebut dalam Tanoto Foundation Fellowship Programme Cohort 2025 Graduation di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebanyak 10 Tanoto Fellow Cohort 2025 telah menyelesaikan satu tahun penugasan lapangan di sejumlah wilayah di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.

Selama penugasan meraka terlibat dalam beragam proyek pendidikan berbareng pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Program tersebut antara lain berfokus pada penguatan literasi dan numerasi, pendidikan anak usia dini, serta pengembangan materi pembelajaran berbasis konteks lokal.

Didik menilai pengalaman tersebut menjadi modal bagi generasi muda untuk memahami kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

"Teman-teman Fellow bisa terjun langsung selama satu tahun sehingga mempunyai modal sosial, network, dan keahlian untuk memahami aspek sosial budaya masyarakat," katanya.

Ia berambisi pengalaman tersebut dapat diterapkan ketika para Fellow kembali ke lingkungan pekerjaan dan organisasi masing-masing.

Sementara itu Head of Learning Environment Tanoto Foundation M Ari Widowati mengatakan pengalaman selama program perlu diteruskan dalam corak kontribusi nyata.

"Fellowship ini bukan hanya tentang apa nan kita dapatkan dari program, tetapi juga tentang apa nan bisa kita lakukan dengan apa nan sudah kita pelajari," kata Ari.

Berakhirnya masa fellowship menurutnya bukan berfaedah proses pembelajaran dan kontribusi para peserta ikut berhenti. 

"Saya berambisi teman-teman terus membawa semangat untuk belajar dan berkolaborasi. Sekaligus memberikan kontribusi di mana pun berada," katanya.

Pengembangan talenta muda menurutnya merupakan bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang. Melalui pengalaman lapangan, generasi muda diharapkan mempunyai keahlian untuk memandang persoalan secara lebih utuh dan membangun solusi nan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi 10 Tanoto Fellow Cohort 2025, pengalaman selama satu tahun menjadi bekal untuk melanjutkan kontribusi melalui pekerjaan dan organisasi masing-masing.

Kontribusi tersebut diharapkan tidak berakhir setelah program selesai, tetapi berkembang melalui beragam inisiatif nan dapat memberi faedah bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

(tim/sur)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional