Ilustrasi(Dok spesial )
YAYASAN Srikandi Merah Putih berbareng mitra internasional dan korporasi menyalurkan support pangan, obat obatan, serta 5.000 kit kebersihan menstruasi kepada masyarakat terdampak musibah di Aceh Tamiang melalui misi kemanusiaan A Matter of Dignity Sumatra Relief Initiative. Program nan berjalan di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang itu melibatkan Yayasan Srikandi Merah Putih, KuCoin, Global CSR Foundation, American Medical Women’s Association (AMWA), serta sejumlah mitra korporasi dan komunitas.
Dalam aktivitas tersebut, support nan disalurkan meliputi makan siang segar bagi 500 penerima manfaat, 400 paket pangan dan obat obatan untuk keluarga, serta 5.000 kit kebersihan menstruasi untuk mendukung kebutuhan kesehatan wanita di wilayah terdampak.
Misi tersebut sebelumnya diperkenalkan dalam aktivitas press dinner di Jakarta pada Februari 2026 dan semula dijadwalkan berjalan pada awal April. Pelaksanaan akhirnya dilakukan pada Sabtu (6/6) setelah penyesuaian jadwal. Meski demikian, seluruh komitmen pengedaran support tetap direalisasikan.
Co Founder Yayasan Srikandi Merah Putih, Aurelly Syifalia Widihartanto mengatakan misi tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh perlakuan nan bermartabat.
"Hari ini bukan sekadar pengedaran bantuan. Hari ini adalah pernyataan bahwa setiap manusia, tanpa terkecuali, berkuasa diperlakukan dengan martabat. Perempuan seringkali menjadi golongan nan paling terdampak saat bencana, namun kebutuhan kesehatan dasar mereka justru paling sering terlupakan,” ujar Aurelly dalam keterangannya.
Program ini turut mendapat support Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Tri Kurnia menyebut support tersebut menjadi corak kepedulian terhadap masyarakat nan tetap menjalani masa pemulihan pascabanjir besar pada akhir 2025.
"Dari seluruh wilayah nan terdampak, Aceh Tamiang adalah nan paling parah,” ujar Tri Kurnia.
Ia berambisi support nan disalurkan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari hari selama proses pemulihan berlangsung.
Program ini merupakan pengembangan kerjasama antara Global Health Lead AMWA Dr Padmini Murthy dan Global CSR Foundation nan didirikan Jing Zhao Cesarone, kemudian diperluas ke Indonesia melalui Yayasan Srikandi Merah Putih dengan support Wakil Presiden Stefanny Florina.
Menstrual Equity Project nan menjadi bagian dari program tersebut sebelumnya telah diterapkan di Commonwealth of The Bahamas, Republik Suriname, serta klinik satelit nan berafiliasi dengan St. Jude Children’s Research Hospital sebelum diadaptasi untuk Indonesia. Pengadaan dan pengedaran kit kebersihan menstruasi didukung KuCoin melalui CSR Director sekaligus Global Human Resources Director Sylvie Dong.
“Tanggung jawab korporasi berfaedah datang dengan langkah nan nyata ketika masyarakat terdampak bencana,” ujar Sylvie Dong.
Distribusi obat obatan dipimpin Maha Medicare, sementara pengedaran bahan pangan didukung Wiraraja Indonesia. Dukungan logistik juga diberikan J&T Cargo agar seluruh support tiba tepat waktu di Aceh Tamiang.
Kegiatan ini turut dihadiri figur publik Indonesia, termasuk Ririn Dwi Ariyanti sebagai duta misi A Matter of Dignity for Sumatra. Selain itu, Nadya Shakira Tuzahra, Dame Aning, dan Metta Permadi juga ikut mendukung kampanye mengenai kesehatan wanita dan akses terhadap jasa dasar.
Program A Matter of Dignity sebelumnya diperkenalkan secara resmi dalam aktivitas press dinner pada Jumat (6/2) di Jakarta dan penyelenggaraan di Aceh Tamiang menjadi realisasi dari komitmen nan telah disampaikan. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·