Jakarta, CNN Indonesia --
Lima desa di wilayah Kecamatan Biau, Gorontalo Utara, Gorontalo, terendam banjir bandang sejak sore pukul 15.00 WITA, Selasa (26/5), akibat luapan Sungai Biau yang dipicu hujan deras sejak semalam.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Tolinggula Daniel Kalibato mengatakan banjir tetap menerjang lima desa, ialah Desa Bualo, Desa Luhuto, Desa Omuto, Desa Biau dan Desa Didingga.
Banjir terparah melanda Desa Didingga tepatnya di pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) nan dihuni 64 Kepala Keluarga (KK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banjir bandang menyapu KAT Didingga dengan ketinggian air mencapai jendela rumah. Air sangat deras sehingga menyulitkan pemindahan warga, apalagi hingga malam pukul 21.00 WITA banjir di pemukiman ini tetap tinggi dan berarus kencang, ditambah lagi jalanan gelap gulita sehingga pemindahan tetap susah dilakukan," kata Daniel, dikutip dari Antara.
Informasi pemerintah desa melalui Kepala Dusun Buade Desa Didingga Radem Hamsah mengatakan penduduk ada nan telah melakukan pemindahan mandiri, namun tetap banyak pula nan memperkuat di dalam rumah mengingat banjir arus deras tetap terjadi.
Sebanyak tiga rumah roboh total dan satu rumah hanyut terbawa banjir. Belum diketahui apakah ada korban jiwa.
Pihaknya, kata Daniel, tetap mengalami kesulitan berkomunikasi dengan penduduk di letak banjir.
Sebelumnya jalan utama lintas Sulawesi nan melewati lima desa tersebut tertutup banjir sekitar pukul 16.00 WITA, namun malam ini air di jalan raya mulai surut meski banjir di pemukiman tetap berarus deras.
Ia mengatakan abdi negara kepolisian dari Sektor Tolinggula dan Tagana, telah berada di letak untuk membantu pengamanan dan pemindahan warga.
(antara/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·