Tangerang, CNN Indonesia --
Banjir dengan ketinggian hingga satu meter merendam puluhan rumah di Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (7/4). Selain merendam permukiman, banjir juga memutus akses jalan hingga menyebabkan ratusan penduduk terisolasi.
Genangan air setinggi sekitar satu meter memutus jalur penghubung antara Desa Pasir Bolang, Tigaraksa, dengan Desa Talagasari, Balaraja. Kondisi ini membikin aktivitas penduduk lumpuh total.
Sejumlah penduduk terpaksa menggunakan perahu karet untuk beraktivitas, termasuk membeli kebutuhan sehari-hari. Akses darat nan tidak dapat dilalui kendaraan membikin mobilitas penduduk sangat terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data dari pemerintah desa mencatat sebanyak 26 rumah terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Rumah-rumah tersebut dihuni sekitar 350 jiwa.
Banjir nan masuk ke dalam rumah juga memaksa puluhan kepala family mengungsi ke masjid nan tidak terdampak di tengah permukiman.
Salah seorang warga, Andri, mengatakan banjir telah merendam wilayah tersebut sejak Sabtu (4/4) akibat luapan Sungai Cimanceuri. Ia menyebut kondisi semakin parah setelah akses jalan utama terputus, sehingga penduduk betul-betul terisolasi.
"Benar-benar terisolasi, tidak bisa ke mana-mana. Aktivitas lumpuh total, penduduk nan bekerja tidak bisa bekerja berhari-hari. nan paling dibutuhkan sekarang makanan, air bersih, dan kebutuhan bayi," ujar Andri.
Ia juga berambisi adanya normalisasi sungai agar banjir tidak terus berulang setiap kali debit air meningkat. Sementara itu, Sekretaris Desa Pasir Bolang, Nana Supriatna, menjelaskan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Cimanceuri nan dipicu tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir.
"Ketinggian air mencapai 100 hingga 120 sentimeter di beberapa titik. Wilayah ini merupakan pertemuan aliran Sungai Cimanceuri dan Kali Cipayaeun sehingga rawan banjir," kata Nana.
Ia menyebut sebanyak 83 kepala family alias lebih dari 350 jiwa terdampak, dengan dua rukun tetangga (RT) terisolasi lantaran akses jalan tertutup.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, pihak desa telah menyalurkan support logistik dan obat-obatan menggunakan perahu karet. Saat ini tersedia dua unit perahu untuk menjangkau wilayah terisolasi.
Sebagian penduduk memilih mengungsi di masjid terdekat nan dijadikan titik pengungsian, meski tetap berada di sekitar permukiman mereka.
Pemerintah desa mengaku telah berkoordinasi dengan lembaga mengenai untuk penanganan jangka panjang, termasuk rencana normalisasi Sungai Cimanceuri nan dinilai sudah mengalami pendangkalan.
(dod/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·