Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB: Satu Warga Meninggal, Lebih dari 2.000 KK Terdampak

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |19:30 WIB

 Satu Warga Meninggal, Lebih dari 2.000 KK Terdampak

Banjir Kepung Tiga Daerah di NTB (foto: BNPB)

JAKARTA – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tiga wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), ialah Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat, dikepung banjir. Akibatnya, satu penduduk meninggal bumi dan lebih dari 2.000 kepala family (KK) terdampak.

Banjir pertama terjadi di Kabupaten Lombok Timur nan dipicu hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa tersebut menyebabkan satu penduduk lenyap terseret arus pada Selasa (24/2) siang.

"Saat ditemukan beberapa jam kemudian, korban sudah tidak bernyawa. Selain itu, sebanyak 604 kepala family (2.848 jiwa) nan tersebar di 11 desa dan satu kelurahan terdampak," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (25/2/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi NTB dikerahkan untuk melakukan upaya penanganan darurat, mulai dari pendataan hingga pencarian dan pertolongan korban.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi NTB juga telah mendirikan tenda darurat di Desa Pijot, Kecamatan Keruak, untuk penanganan penduduk terdampak. Hingga Selasa malam, banjir tetap menggenangi wilayah terdampak dengan ketinggian air bervariasi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com