Sukoharjo -
Empat kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, banjir akibat hujan deras nan terjadi sejak kemarin sore. Sebagian penduduk terpaksa mengungsi.
Dari info BPBD Kabupaten Sukoharjo, empat kecamatan nan banjir adalah Kecamatan Grogol, Baki, Gatak, dan Kartasura. Kecamatan Grogol nan terdampak banjir ialah Desa Manang, Lenganharjo, Madegondo, Sanggrahan, Kwarasan, Gadingan, Cemani, dan Banaran.
Di Kecamatan Baki, nan terdampak banjir ialah Desa Gentan, Baki Pandeyan, Manuran, dan Jetis. Di Kecamatan Gatak, banjir terjadi di Desa Blimbing, Gatak, Klaseman, Kagokan, Sanggung, Luwang, dan Mayang. Di Kecamatan Kartasura, banjir terjadi di Desa Jatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras nan terjadi selama 10 jam, ialah dari pukul 18.00 WIB hingga 04.00 WIB.
"Rumah penduduk tergenang banjir di 14 desa. Sekolah nan tergenang banjir berada di Kecamatan Grogol dan Baki," kata Ariyanto kepada dilansir detikJateng, Rabu (15/4/2026).
Pantauan detikJateng, banjir tetap terjadi di sejumlah desa. Warga nan rumahnya terendam banjir kudu mengungsi di tempat nan lebih aman.
Di Dukuh Ngasinan, Desa Kwarasan, ketinggian air tetap sepinggang orang dewasa. Warga mengungsi di Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, nan tidak tergenang air.
Salah seorang penduduk Ngasinan, Agus, mengatakan banjir terjadi akibat luapan dua kali nan melintasi desanya. Dia mengatakan, terakhir kali kampungnya terkena banjir 4 tahun lalu.
"Banjir mulai jam 24.00 WIB tadi, lantaran hujan sejak jam 17.00 WIB. Ini ketinggian air sampai 80 sentimeter. Semua mengungsi di sini (tepi Jalan Ir Soekarno). Semalam tidur sini," kata Agus.
Warga nan mengungsi, Mbah Mon (68), mengungkap air mulai masuk rumahnya sekira pukul 03.00 WIB. Dia baru mengungsi pagi tadi sekira pukul 06.00 WIB. Dia berbareng sejumlah penduduk lain mengungsi di depan ruko nan ada di jalan Ir Soekarno.
Baca selengkapnya di sini
(idh/dhn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·