Banjir dan Longsor di Gorontalo, Ratusan Orang Terdampak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Hujan dengan intensitas tinggi nan mengguyur Kota dan Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menyebabkan banjir dan longsor di tiga kecamatan di wilayah tersebut nan berakibat bagi lebih dari 500 jiwa.

"Banjir dan longsor di dua wilayah tersebut disebabkan hujan deras," kata Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo, Rusli Nusi dalam keterangannya, Minggu (3/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan deras nan mengguyur Kabupaten dan Kota Gorontalo terjadi pada Jumat (1/5) menyebabkan banjir dan longsor di Kecamatan Kota Gorontalo, Kota Gorontalo dan Kecamatan Limboto serta Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.

"Wilayah terdampak yakni, Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, kemudian Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto dan Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo," ungkapnya.

Data sementara BPBD Kabupaten Gorontalo terdapat 117 kepala family (KK) alias 466 jiwa terdampak banjir.

"Dengan rincian Kecamatan Limboto Barat, Kelurahan Tenilo lingkungan I, terdapat 16 KK alias 89 jiwa. Kemudian di lingkungan kedua 65 KK, 211 jiwa, lingkungan ketiga 36 KK, 157 jiwa," sebutnya.

Sementara di Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai terdapat longsor nan menyebabkan akses jalan antar desa terputus.

"Dampak longsor akses jalan di Desa Biluhu Timur menuju Desa Barakati tertutup material longsor, sehingga tidak bisa dilewati," katanya.

Sedangkan untuk jumlah penduduk nan terdampak banjir di Kota Gorontalo, kata Rusli hingga saat dalam pendataan.

"Namun, tim BPBD setempat berbareng damkar dan penduduk tetap melakukan pembersihan dari sisa material banjir. Kemudian PDAM juga telah menyalurkan air bersih," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Rusli pihak BPBD tetap terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan BPBD setempat mengenai jumlah penduduk terdampak musibah banjir dan longsor.

"BPBD mengimbau penduduk agar tetap waspada bakal banjir dan longsor susulan," pungkasnya.

(mir/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional