Banggar DPR: Anggaran Penanganan Bencana 2027 Naik Jadi Rp1,1 T

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengungkapkan kenaikan biaya penanganan musibah di 2027 telah ditetapkan naik menjadi menjadi Rp1,1 triliun dari semula Rp494 miliar di 2026.

Said memastikan kenaikan tersebut jauh dari cukup, termasuk untuk pemulihan penanganan musibah wilayah seperti di Sumatra.

"[Anggaran] 2026, Rp494 [miliar], sekarang [2027] Rp1,1 triliun," ujar Said di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Besar sekali, tinggi sekali, bukan besar sekali. Bahwa jauh dari cukup, kita bakal upayakan," imbuh politikus senior PDIP itu.

Menurut dia, besaran itu belum termasuk biaya on call alias siap pakai (DSP) senilai Rp5 triliun, nan bisa digunakan dalam keadaan darurat di lapangan.

Ada pula biaya polling insurance hingga Rp14 triliun, dan biaya rehabilitasi Sumatera pascabencana hidrometeorologi sporadis nan terjadi pada November 2025 lampau hingga sebesar Rp10 triliun.

"Kemudian ada biaya on call DSP, biaya siap pakai Rp5 triliun. Masih ada biaya pooling insurance kebencanaan Rp14 triliun," katanya.

Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan penambahan anggaran lebih besar untuk sektor mitigasi musibah di 2027. Prabowo mengatakan rentetan musibah alam di Indonesia ini merupakan akibat geografis Indonesia nan terletak di lingkar api alias Rings of Fire.

Ia pun mengatakan akibat geografis itulah nan membikin pemerintah kudu siap menghadapi keadaan semacam ini setiap saat.

"Bagi pemerintah nan saya pimpin alokasi anggaran untuk mitigasi musibah kudu kita tambah secara signifikan," kata Prabowo dalam arahannya Senin pekan lalu.

(thr/kid)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional