Bandara Soetta Tutup Sampai 17:30 WIB, Ratusan Penerbangan Batal

Sedang Trending 40 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Erupsi Gunung Api Anak Krakatau masih menghalang aktivitas di ruang udara. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya mengatakan ada 6 airport nan tutup dan menyebabkan 373 penerbangan terdampak hingga pukul 10:35 WIB, Minggu (6/9/2026). 

Adapun daftar penerbangan resmi nan operasionalnya ditutup adalah sebagai berikut:

  1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK): Memperpanjang penutupan hingga pukul 13.30 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor A3346/26 NOTAMR A3344/26).
  2. Bandara Halim Perdanakusuma (HLP): Memperpanjang penutupan hingga pukul 14.00 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor A3347/26 NOTAMR A3345/26).
  3. Bandara Radin Inten II (TKG): Memperpanjang penutupan hingga pukul 14.00 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor B1125/26 NOTAMR B1124/26).
  4. Bandara Budiarto: Memperpanjang penutupan hingga pukul 13.30 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor C1079/26 NOTAMR C1076/26).
  5. Bandara Pondok Cabe: Resmi ditutup sementara hingga pukul 14.00 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor C1080/26 NOTAMN).
  6. Bandara Husein Sastranegara: Resmi ditutup sementara hingga pukul 16.00 WIB (berdasarkan NOTAM Nomor C1086/26 NOTAMN).

Dalam konvensi pers nan baru saja digelar secara online, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, mengatakan penutuban airport bakal diperpanjang hingga 4 jam.

"Melalui NOTAM A3348/26 (NOTAMR A3346/26), Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. NOTAM terbaru bertindak mulai pukul 13.23 WIB, dengan perkiraan dibuka kembali pada pukul 17.30 WIB pada 6 September 2026," tertera dalam keterangan terbaru dari AirNav Indonesia.

Rincian Dampak Penerbangan

Akumulasi gangguan operasional penerbangan dari penutupan sejumlah akomodasi airport tersebut meliputi:

  • Bandara Soekarno-Hatta: 202 penerbangan terdampak, dengan rincian 172 penerbangan dibatalkan (cancel), 18 penerbangan mengalami keterlambatan (delay), 7 penundaan (postpone), 4 pengalihan pendaratan (divert), serta 1 penerbangan kembali ke airport asal (Return to Base/RTB).
  • Bandara Halim Perdanakusuma: 29 penerbangan terdampak (seluruhnya berstatus cancel).
  • Bandara Radin Inten II: 8 penerbangan terdampak (seluruhnya berstatus cancel).
  • Bandara Lainnya: 277 penerbangan terdampak (mencakup keberangkatan dan kehadiran dengan rute menuju alias berasal dari airport nan ditutup).

Hak Penumpang dan Imbauan Otoritas

Ditjen Perhubungan Udara menegaskan bahwa maskapai wajib memenuhi seluruh kewenangan penumpang nan terdampak akibat penutupan sementara ini, termasuk memberikan kepastian info status penerbangan serta pelayanan kompensasi sesuai dengan ketentuan nan berlaku.

Guna mengantisipasi penumpukan massa, calon penumpang nan memegang tiket dari alias menuju airport terdampak diimbau untuk tidak mendatangi airport selama periode penutupan berjalan dan secara berkala memantau kanal info resmi dari masing-masing maskapai.

Keputusan operasional ini diambil dengan menempatkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan (safety and security) sebagai prioritas utama. Pemulihan agenda penerbangan ke depan bakal terus disesuaikan secara bergerak mengikuti perkembangan info sebaran abu vulkanik serta pertimbangan dari BMKG.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News