Awaludin
, Jurnalis-Sabtu, 10 Oktober 2026 |15:45 WIB

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi (foto: skytraxratings)
JAKARTA - Operasional Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, kembali melangkah normal setelah dua serangan nan dikaitkan dengan golongan Houthi Yaman. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan tiga penduduk Saudi dan melukai sejumlah orang lainnya.
Media pemerintah Arab Saudi, Alekhbariya TV, melaporkan bahwa pergerakan penumpang di airport telah kembali lancar. Layanan operasional juga dilanjutkan dan lampau lintas udara kembali normal.
Menurut stasiun televisi tersebut, pemulihan operasional dalam waktu singkat menunjukkan kesiapan prasarana airport dan keahlian sistem penerbangan sipil Arab Saudi dalam menangani situasi darurat. Keselamatan penumpang dan petugas disebut tetap menjadi prioritas.
Di tengah pulihnya operasional bandara, Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) justru memperluas peringatan mengenai wilayah udara Arab Saudi menyusul serangan terhadap dua bandara.
Dalam pembaruan info area konflik, EASA menyebut serangan terbaru menunjukkan keahlian dan niat golongan Houthi untuk menyasar wilayah nan lebih jauh ke dalam Arab Saudi.
“Meski wilayah udara bagian selatan dan barat daya Arab Saudi tetap sangat rentan lantaran kedekatannya dengan wilayah nan dikuasai Houthi di Yaman, serangan baru-baru ini menunjukkan keahlian dan niat golongan tersebut untuk menyerang sasaran lebih jauh di dalam wilayah Saudi,” demikian pernyataan EASA.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·