Achmad Al Fiqri
, Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2026 |22:26 WIB

Asap mengepul dari Bandara King Khalid, Riyadh pasca serangan Houthi, 10 Oktober 2026 (Foto: Ist)
JAKARTA — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh terus memantau perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi setelah Bandara Internasional King Khalid diserang. Warga Negara Indonesia (WNI) pun diimbau tetap tenang.
"Mengimbau seluruh WNI nan berada di Arab Saudi, khususnya wilayah Riyadh, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat-tempat nan menjadi titik kerawanan, terutama area Bandara Internasional King Khalid dan sekitarnya, serta membatasi perjalanan nan tidak berkarakter esensial," tulis KBRI Riyadh dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Selain itu, KBRI Riyadh menyarankan WNI nan bakal melakukan perjalanan dari dan menuju Arab Saudi untuk mengonfirmasi kembali status perjalanan kepada maskapai nan digunakan sebelum berangkat ke bandara.
"Mematuhi pengarahan otoritas setempat, serta mengikuti perkembangan info melalui saluran resmi Pemerintah Arab Saudi dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh," bunyi keterangan KBRI Riyadh.
KBRI Riyadh juga menyatakan tetap beraksi dan memberikan pelayanan kepada WNI seperti biasa. "Layanan hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh dapat diakses di nomor +966 569173990," sambungnya.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·