Balita Nangis saat Sikat Gigi, Ini Cara Menghadapinya!

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Ilustrasi ajarkan anak sikat gigi dengan langkah nan benar. Foto: Shutter Stock

Moms, menyikat gigi adalah kebiasaan krusial nan perlu dikenalkan sejak gigi pertama si mini tumbuh. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit anak nan menolak apalagi sampai menangis saat waktunya sikat gigi.

Hal ini juga dialami oleh seorang ibu di IG @lazimaula, nan membagikan momen ketika balitanya menangis setiap kali sikat gigi. Meski sudah mencoba beragam langkah agar anak mau dan terhindar dari karies, prosesnya tetap terasa menantang.

Apa nan Perlu Dilakukan Jika Anak Menolak Sikat Gigi?

Ilustrasi sikat gigi. Foto: Onua Images/Shutterstock

Menurut master gigi anak, drg. Johua Calvin, Sp.KGA, merawat gigi anak memang bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, krusial untuk dipahami bahwa reaksi anak nan menangis alias menolak sikat gigi tetap tergolong wajar.

“Anak bisa merasa tidak nyaman dengan sensasi di dalam mulut dan belum terbiasa dengan rutinitas ini. Bisa juga lantaran ada bagian gigi alias gusi nan lebih sensitif,” jelasnya pada kumparanMOM, Sabtu (10/4).

Di usia balita, anak juga belum memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi untuk jangka panjang. Karena itu, peran orang tua sangat besar dalam membangun kebiasaan ini sejak dini.

Bagaimana Pendekatan Agar Anak Mau Sikat Gigi?

Anak membersihkan gigi. Foto: Shutter Stock

Pendekatan nan lembut dan menyenangkan tetap menjadi kunci utama. Orang tua bisa mencoba membikin aktivitas sikat gigi terasa seperti momen bermain, agar anak lebih nyaman menjalaninya.

“Namun, jika anak terus menolak, orang tua tetap bisa membantu dengan langkah nan tegas namun tetap terkontrol. Misalnya, memastikan posisi anak stabil, menggunakan sikat gigi dengan kepala kecil, serta memulai dari lama nan singkat sembari dilakukan secara konsisten setiap hari,” ujar drg. Joshua.

Perlu diingat, setiap anak mempunyai sensitivitas nan berbeda, termasuk terhadap corak dan tekstur sikat gigi. Jadi, tidak ada salahnya mencoba beberapa pilihan hingga menemukan nan paling nyaman untuk si kecil.

“Yang terpenting, lakukan dengan penuh kesabaran dan konsistensi. Karena seiring waktu, anak bakal semakin terbiasa dan rutinitas sikat gigi pun bisa menjadi lebih menyenangkan,” tutup drg. Joshua.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan