Tangguh Yudha
, Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |20:37 WIB

BBM (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika nilai daya dunia nan tetap bergerak fluktuatif. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat krusial untuk menjaga stabilitas pasokan dan konsumsi daya nasional.
"Saya mantan pengemudi angkot, saya membujuk kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita memerlukan support kerjasama dan masyarakat. Caranya seperti apa? Kita kudu melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak," katanya dalam konvensi pers nan digelar secara virtual, Selasa (31/3/2026).
Dia mencontohkan, pengisian bahan bakar kendaraan pribadi secara wajar dapat dilakukan sesuai kapabilitas kebutuhan harian. Menurutnya, untuk mobil pribadi, pembelian sekitar 50 liter per hari sudah tergolong cukup.
"Sebagai mantan pengemudi angkot, wajar dan bijak itu jika isi mobil, satu hari 50 liter, itu tank-nya sudah penuh. Jadi kita bakal mendorong ke sana. nan tidak terlalu penting-penting, kami minta agar kita juga bisa lakukan dengan bijak," lanjut Bahlil.
Lebih jauh, Bahlil memastikan hingga sekarang belum ada penyesuaian nilai untuk BBM non subsidi, termasuk solar berbobot tinggi. Pemerintah, katanya, tetap melakukan pertimbangan dengan mempertimbangkan perkembangan nilai minyak dunia.
"Sekali lagi, belum ada penyesuaian harga. Sudah kurang tentu dengan dinamika flukuasi nilai bumi nan perkembangannya cepat, maka kami juga bakal melakukan kajian-kajian lebih sigap sesuai dengan perkembangan nan ada pada dunia," tegasnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·