Bahlil: Alhamdulillah, Masa Kritis BBM Sudah Lewat

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai mengikuti ratas di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Rabu (25/3). Foto: Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa masa kritis dinamika dunia untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah sukses dilewati.

"Stok nasional tetap berada pada batas minimal di atas 20 hari semua, termasuk LPG kita di atas sepuluh hari. Jadi sebenarnya saya mau menyampaikan bahwa masa kritis kita terhadap dinamika dunia untuk BBM, Alhamdulillah kita sudah lewati," ujar Bahlil di Kantor ESDM, Jakarta, Jumat (10/4).

Berdasarkan info Reuters, harga minyak mentah bumi memang sudah kembali turun di bawah USD 100 per barel. Hari ini, nilai minyak mentah Brent berjangka sebesar USD 95,92 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS sebesar USD 97,87 per barel.

video story embed

Namun demikian, Bahlil meminta masyarakat untuk tetap bijak dalam konsumsi BBM maupun LPG. "Tetapi sudah peralatan tentu, saya meminta kepada seluruh masyarakat, kita kudu bijak, arif dalam memakai BBM, termasuk LPG," jelasnya.

Selain itu, Bahlil juga menjelaskan bahwa Indonesia memilki tambahan persediaan BBM selama tujuh hari dari pembangunan tangki penyimpanan BBM di Karimun, Kepulauan Riau. Sehingga secara keseluruhan, persediaan daya diharapkan bisa mencapai satu bulan, pemerintah pun bakal konsentrasi pemerintah memperkuat storage untuk meningkatkan kedaulatan daya nasional.

"Sekarang Alhamdulillah penyangga daya kita, tadi kan di awal saya katakan 21 sampai dengan 25 hari. Sekarang ada penambahan lagi tujuh hari dari Karimun. Dan ini nan kita lagi komunikasikan, sehingga bisa kita mencapai satu bulan. Yang lebih-lebihnya kita lagi melakukan pembangunan. Bulan Mei insyaAllah doain kita sudah mulai melakukan pembangunan," tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan