Bahaya Tersembunyi Main HP Saat Makan Bersama Anak, Orangtua Wajib Tahu!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Bahaya Tersembunyi Main HP Saat Makan Bersama Anak, Orangtua Wajib Tahu! Ilustrasi(Magnific)

MEJA makan idealnya menjadi ruang bagi family untuk saling berganti cerita dan mempererat ikatan emosional setelah seharian beraktivitas. Namun, di era digital saat ini, pemandangan tersebut kian bergeser. Kehadiran gawai (gadget) di tangan orangtua maupun anak selama waktu makan sekarang menjadi tantangan besar nan menakut-nakuti kualitas komunikasi dalam keluarga.

Sejumlah laporan kesehatan masyarakat dan studi ilmu jiwa anak menyoroti kejadian "distraksi digital" ini. Hasil riset menunjukkan kebiasaan memeriksa ponsel alias membiarkan anak menonton layar saat makan berbareng dapat mengurangi hubungan verbal hingga lebih dari 20%. Ketika perhatian orangtua terbagi oleh layar, kesempatan untuk membangun kedekatan emosional dengan anak menjadi hilang.

Dampak Buruk pada Perkembangan Emosi Anak

Waktu makan berbareng sebenarnya adalah momen krusial bagi anak untuk belajar mengidentifikasi isyarat sosial, mengekspresikan diri, dan merasakan kehadiran penuh dari orang tua mereka. Ketika orangtua sibuk dengan gawai mereka sendiri, anak-anak condong merasa diabaikan. Kondisi ini dalam jangka panjang dapat memicu masalah perilaku, seperti tantrum alias penarikan diri secara sosial, lantaran anak berupaya mencari perhatian dengan langkah lain.

Tidak hanya itu, penggunaan gawai pada anak saat makan juga berakibat pada kesehatan fisik. Anak-anak nan makan sembari menatap layar condong kehilangan kepekaan terhadap rasa kenyang mereka sendiri (mindful eating). Akibatnya, mereka berisiko makan secara berlebihan (overeating) alias justru kurang makan lantaran terlalu konsentrasi pada apa nan ada di layar.

Langkah Membangun Zona Bebas Gawai

Para master kesehatan dan pola asuh anak sangat menyarankan family untuk mulai menerapkan patokan tegas, area bebas gawai di meja makan. Langkah ini kudu dimulai dari orang tua sebagai panutan utama (role model). Anak-anak meniru apa nan mereka lihat; jika orang tua dapat meletakkan ponsel mereka, anak-anak bakal lebih mudah mengikuti patokan tersebut.

Memulai kebiasaan baru ini memang tidak mudah dan memerlukan konsistensi. Orangtua dapat memulainya dengan mematikan televisi dan menyimpan semua ponsel di ruangan lain sebelum makan dimulai. Sebagai gantinya, hidupkan kembali suasana meja makan dengan mengusulkan pertanyaan-pertanyaan terbuka nan memancing anak untuk bercerita mengenai hari mereka.

Meskipun teknologi membawa banyak kemudahan, menetapkan batas nan sehat di dalam rumah adalah kunci untuk menjaga kesejahteraan mental dan bentuk anak. Mengembalikan kegunaan meja makan sebagai tempat berinteraksi tanpa gangguan digital adalah investasi sederhana namun berarti bagi masa depan dan keselarasan keluarga. (CNN/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia