Bahaya Duduk Terlalu Lama, dari Risiko Jantung hingga Obesitas, Kok Bisa?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Bahaya Duduk Terlalu Lama, dari Risiko Jantung hingga Obesitas, Kok Bisa?

Ilustrasi duduk lama. (Foto: dok Freepik/DC Studio)

JAKARTA - Kadang orang tak sadar sudah duduk terlalu lama. Baginya mungkin duduk sudah menjadi posisi nyaman. Namun rupanya ada banyak ancaman nan mengintai jika duduk terlalu lama. 

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Erta Priadi Wirawijaya mengungkapkan bahwa duduk terlalu lama sama bahayanya dengan merokok.

“Duduk bisa bikin serangan jantung itu benar. Duduk memang terlihat pasif dan tak bahaya, tapi saat duduk lebih dari 6 sampai 8 jam sehari, metabolisme tubuh mulai melambat, sirkulasi darah mulai menurun, dan otot-otot besar seperti paha dan betis itu berakhir berkontraksi secara optimal,” ujarnya lewat video di akun FB pribadinya.

Ia menjelaskan, aliran darah ke jantung pun menurun, dan ini bisa memicu penggumpalan darah, tekanan darah naik, apalagi gula darah lebih susah dikendalikan. “Duduk lama juga memperburuk profil lemak darah,” katanya.

“Penelitian menunjukkan bahwa orang nan duduk lebih dari 8 jam sehari tanpa diselingi aktivitas ringan itu punya kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida nan lebih tinggi. Jadi bukan hanya jantung nan terancam, Anda juga lebih rentan kena glukosuria jenis 2, obesitas, apalagi kematian dini,” ucap dr. Erta.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com