Badai PHK Massal, Buruh Ingin Temui Dasco

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

 Badai PHK Massal, Buruh Ingin Temui Dasco

Badai PHK Massal, Buruh Ingin Temui Dasco (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mulai terjadi di beragam sektor industri manufaktur di Indonesia. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh sekarang konsentrasi mengupayakan agar para pekerja nan kehilangan mata pencaharian dapat segera kembali masuk ke pasar kerja.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menekankan bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalisasi peran Satgas Mitigasi PHK nan telah dibentuk berasas Keputusan Presiden (Keppres) agar bekerja lebih konkret di lapangan.

Salah satu kasus terbaru penutupan total PT Xacti Indonesia di Depok, Jawa Barat nan menyebabkan 350 pekerja terkena PHK. Sementara, di Karawang, tercatat total 1.323 orang pekerja juga terkena PHK dengan beragam latar belakang, mulai dari penutupan perusahaan (295 orang), langkah efisiensi (294 orang), hingga argumen disharmoni manajemen.

Kelesuan ekonomi ini juga menjalar ke wilayah Banten, khususnya di Serang dan Tangerang. Sektor sepatu dan tekstil menjadi nan paling terdampak. Perusahaan-perusahaan seperti PT Sinhwa Bis, PT Lung Cheong, dan PT PWI tercatat telah merumahkan ratusan karyawannya. 

Bahkan, raksasa produsen sepatu PT Nikomas Gemilang mulai melakukan efisiensi dengan mem-PHK 279 orang karyawannya pada bulan Mei ini.

"Kami tentu bakal menemui ketua DPR RI, seperti Pak Sufmi Dasco, untuk berbincang agar kerja pemerintah dan parlemen bisa bersinergi dalam menghadapi tantangan ancaman PHK ini," ujar Said Iqbal dalam bertemu pers secara virtual, Senin (25/5/2026).

KSPI berbareng Partai Buruh bakal menginformasikan sekaligus meminta pemerintah mengambil langkah nyata, termasuk memantau apakah hak-hak pekerja seperti di PT Xacti Indonesia sudah dibayarkan sesuai kesepakatan.

Selain memastikan kewenangan pesangon terpenuhi, Iqbal mendorong skema penyaluran kembali tenaga kerja. Menurutnya, konsep nan diinginkan Presiden Prabowo Subianto adalah menghubungkan pekerja nan terkena efisiensi di satu wilayah dengan kesempatan kerja di wilayah lain nan tengah berkembang, seperti di sektor hilirisasi alias industri perikanan di luar Pulau Jawa.

Salah satu contoh konkret nan diusulkan adalah memfasilitasi perpindahan pekerja dari area industri Tangerang Raya menuju Brebes, Jawa Tengah, nan sekarang sedang tumbuh pesat. Di Brebes, terdapat perusahaan besar seperti PT Tah Sung Hung nan memproduksi sepatu dan dinilai bisa menyerap tenaga kerja terampil dari wilayah lain.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com