Bacaan Shalawat Maulid Nabi Muhammad SAW: Teks Arab, Latin, dan Keutamaannya

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 Teks Arab, Latin, dan Keutamaannya Kumpulan angan dan shalawat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 25 Agustus 2026 sesuai sunnah.(Dok. Magnific)

Pemerintah telah menetapkan Selasa, 25 Agustus 2026, sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak amalan, khususnya membaca angan dan shalawat guna meraih keberkahan serta pahala nan berlipat ganda.

Landasan utama dalam memperingati kelahiran Rasulullah adalah perintah Allah SWT untuk bershalawat, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 56. Kementerian Agama menekankan bahwa bershalawat merupakan corak penghormatan tertinggi kepada Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Membaca Shalawat

Berdasarkan sabda sahih riwayat Muslim no. 408, Rasulullah SAW berfirman bahwa siapa pun nan bershalawat kepada beliau satu kali, maka Allah bakal bershalawat kepadanya sepuluh kali. Bahkan, dalam Sunan an-Nasa'i no. 1297, disebutkan tiga keistimewaan sekaligus: satu kali shalawat bakal dibalas sepuluh rahmat dari Allah, penghapusan sepuluh kesalahan, dan kenaikan derajat sebanyak sepuluh tingkat.

Bacaan Shalawat dan Doa Maulid

Meskipun tidak ada "doa khusus" nan wajib dibaca saat Maulid, umat Muslim dianjurkan membaca shalawat nan mempunyai dasar kuat, di antaranya:

1. Shalawat Pendek

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ
 

Allahumma shalli ‘ala Muhammad.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad.”

2. Shalawat Ibrahimiyah
Redaksi ini merupakan shalawat nan diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW, memohon keberkahan bagi beliau dan family sebagaimana Nabi Ibrahim AS (HR. Muslim no. 407).

3. Doa Tradisi Maulid
Masyarakat Indonesia lazim membaca angan penutup dari kitab Maulid ad-Diba'i alias Maulid ad-Dliya'ul Lami'. Doa-doa ini berisi permohonan rahmat, syafaat Nabi, serta kekuatan untuk meneladani adab Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Amalan Pendamping Maulid Nabi

Selain bershalawat, peringatan Maulid dapat diisi dengan beragam aktivitas positif. NU Online menyebut ibadah seperti membaca sirah (sejarah) Nabi, mengikuti kajian keislaman, bersedekah, dan memperkuat tali silaturahmi sebagai corak syukur atas kelahiran sang pembawa risalah.

Catatan Penting: Majelis Tarjih Muhammadiyah menempatkan peringatan Maulid dalam wilayah ijtihadiyah. PP Muhammadiyah menekankan bahwa pada 25 Agustus 2026 ini, Maulid tidak boleh berakhir pada seremoni belaka, melainkan kudu menjadi momentum nyata untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai uswah hasanah alias teladan terbaik.

Dengan memperbanyak shalawat dan meneladani adab mulia Rasulullah, diharapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini membawa perubahan positif bagi spiritualitas dan perilaku umat di tengah masyarakat. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia