Ayah Relawan yang Diculik Israel: Sedih, tapi Bangga Anak Bantu Kemanusiaan

Sedang Trending 33 menit yang lalu
Andi Hamzah, Ayah Angga Prasaweda. Foto: Dok. kumparan

Andi Hamzah (54), ayah dari relawan Rumah Zakat, Andi Angga Prasadewa (33), menceritakan awal mula dirinya mendapat berita sang anak ditahan Israel dari kapal mini kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan Mediterania.

Kabar itu pertama kali diketahui dari adik Angga berjulukan Aliya Izaura (32) nan tinggal di Kecamatan Belopa.

"Jadi saya tahu sejak Senin (18/5) sore. Saya mau salat magrib, pas mau pergi wudhu tiba-tiba ada telepon dari anak saya nan kedua menanyakan apakah saya sudah tahu jika Angga juga ada di Gaza," kata Andi Hamzah kepada wartawan di rumahnya di Dusun Kariako, Desa Buntu Karya, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (20/5).

Menurut Andi, selama ini anaknya memang sudah lama aktif sebagai relawan kemanusiaan. Angga juga pernah membantu penanganan musibah di Aceh dan wilayah lainnya.

Andi Angga Pasadewa. Foto: Dok. Istimewa

“Dia memang suka aktivitas seperti itu. Bukan hanya ke Gaza, sebelumnya juga ikut tindakan kemanusiaan di Aceh dan beberapa wilayah lainnya,” ucapnya.

Sempat Kirim Pesan

Komunikasi terakhir antara ayah dan anak itu terjadi pada Minggu (17/5) malam. Saat itu, Andi Angga tetap sempat berkomunikasi melalui pesan WA sebelum berita penahanan muncul.

“Saya sempat WA bahwa ini adalah perjuangan mulia, jadi jangan Anda takut. Jangan ada rasa takut nak, Allah bersamamu. Demi misi kemanusiaan saya bangga denganmu,” tutur Andi Hamzah dengan mata berkaca-kaca.

Namun setelah pesan itu dikirim, komunikasi dengan Andi Angga terputus. Keluarga juga mengaku sejumlah video aktivitas Andi Angga sudah tidak bisa lagi diakses dari ponsel.

Meski diliputi rasa sedih, family tetap berupaya tegar dan menyerahkan keselamatan Andi Angga kepada Allah.

“Perasaan saya sedih, tapi juga bangga lantaran dia melangkah di jalan kemanusiaan,” imbuhnya.

Hingga kini, family tetap menunggu info resmi mengenai kondisi Andi Angga dan berambisi pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk membebaskan seluruh relawan kemanusiaan nan ditahan.

Keluarga juga membujuk masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan para relawan nan tetap berada dalam penahanan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan