Ilustrasi(Dok Istimewa)
PALANG Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur telah mendistribusikan sebanyak 2.163.430 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak Juni 2026 hingga 20 Agustus 2026 di sejumlah wilayah di Jatim nan mengalami kekurangan air bersih.
“Distribusi air bersih ini kami lakukan untuk membantu masyarakat nan mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan,” kata Ketua PMI Jatim Imam Utomo di Surabaya, Jumat (21/8).
Sejak Juni hingga 20 Agustus 2026, PMI Kabupaten/Kota di Jawa Timur telah mendistribusikan Bantuan tersebut menyasar 113 kelurahan/desa di 59 kecamatan nan tersebar di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dari penanganan tersebut, tercatat sebanyak 135.944 jiwa menjadi penerima manfaat.
PMI berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta sejumlah lembaga mengenai untuk memastikan pengedaran air bersih dapat menjangkau wilayah nan membutuhkan.
Menurut Imam, puncak musim kemarau nan lebih kering diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian PMI dalam menentukan langkah penanganan di lapangan, khususnya di wilayah nan mengalami keterbatasan sumber air bersih.
“Selain mendistribusikan air bersih, PMI Jatim juga melakukan promosi kebersihan dan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Kegiatan tersebut telah menjangkau sekitar 12.095 jiwa penerima manfaat,” katanya.
Edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah kondisi kekeringan, sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
PMI Jatim memastikan penanganan akibat kekeringan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di masing-masing wilayah. Distribusi support air bersih bakal terus diperkuat terutama di wilayah nan mengalami keterbatasan sumber air selama periode puncak musim kemarau.
Melalui koordinasi dengan PMI Kabupaten/Kota, BPBD, dan lembaga terkait, PMI Jatim berupaya memastikan masyarakat terdampak kekeringan tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih, selama kondisi tandus berlangsung.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·