Felldy Utama
, Jurnalis-Minggu, 12 April 2026 |08:40 WIB

ASN Tulungagung Pakai Uang Pribadi hingga Utang untuk Setoran ke Bupati/Okezone
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kebenaran dalam kasus dugaan pemerasan nan dilakukan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. KPK menemukan bahwa sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kudu memutar otak, apalagi menggunakan duit pribadi, demi memenuhi permintaan biaya dari sang Bupati.
"Dalam perkara Tulungagung ini kami juga menemukan kebenaran bahwa untuk memenuhi permintaan Bupati, sebagian OPD apalagi sampai meminjam biaya hingga menggunakan duit pribadi," kata Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, Sabtu (10/4/2026) malam.
Dari kasus pemerasan ini, kata dia, bukan tidak mungkin bagi KPK bakal membuka modus baru seperti pengaturan proyek dan gratifikasi untuk mengumpulkan duit nan dibutuhkan oleh para pejabat OPD untuk disetorkan kepada para bupatinya.
"Jadi ini ada pengaruh bola saljunya gitu ya. Kenapa jadi ketika diminta sesuatu oleh dalam perihal ini oknum GSW ini, tentunya juga kan para kepala OPD ini bakal berupaya untuk mencari gitu," ujarnya.
Namun demikian, Asep memastikan dari investigasi nan dilakukan hingga penetapan tersangka ini, KPK belum menemukan modus pengaturan proyek dan gratifikasi untuk mengumpulkan duit tersebut nan dilakukan OPR.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·