Asing Lepas Rp 5,94 T, Saham Bank Raksasa Berguguran

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami banyak tekanan sejak awal sesi I perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026). Salah satu tekanan datang dari penanammodal asing nan tercatat banyak melepas saham-saham blue chip di pasar modal Indonesia.

Berdasarkan info perdagangan sesi I Stockbit, total tindakan jual nan dilakukan penanammodal asing mencapai Rp 5,94 triliun. Dalam perihal ini, saham-saham bank raksasa menjadi sasaran tindakan jual asing.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi big bank nan dilepas penanammodal asing, ialah sebesar Rp 278,62 miliar sepanjang sesi I perdagangan hari ini. Saat ini, BBCA tercatat melemah hingga 3,62% ke nilai Rp 5.325 per saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tercatat mengalami nasib serupa dengan tindakan jual penanammodal asing sebesar Rp 211,24 miliar. Perseroan tercatat melemah hingga 3,79% ke nilai Rp 2.790 per saham hingga sesi I perdagangan hari ini.

Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga mengalami tindakan jual asing sebesar Ro 72,21 miliar. Adapun saat ini, BMRI tercatat melemah 2,47% ke nilai Rp 3.950 per saham. Kemudian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dengan tindakan jual asing sebesar Rp 59,08 miliar saat nilai saham terkoreksi 5,32% ke level Rp 3.380 per saham.

Selain big banks cap, penanammodal asing juga tercatat banyak melepas saham-saham konglomerasi. Emiten milik Sinar Mas misalnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tercatat mengalami tindakan jual sebesar Rp 85,71 miliar.

Holding konglomerasi Astra, PT Astra International Tbk (ASII) juga mencatat tindakan net sell sebesar Rp 33,86 miliar. Kemudian saham Barito Grup milik Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengalami tindakan jual asing sebesar Rp 30,80 miliar.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance