Asing Cabut dari Saham Raksasa RI, Tembus Rp 1,9 Triliun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lebih dari 3% seiring tindakan jual asing alias net foreign sell terhadap saham-saham raksasa. Hingga paruh pertama sesi I perdagangan hari ini, Jumat (24/4), net foreign sell di seluruh pasar menyentuh nomor Rp 1,96 triliun.

Mengutip info Stockbit, PT Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham nan paling banyak dilepas asing dengan net foreign sell sebesar Rp 1,29 triliun. Saat ini, saham BBCA sendiri melemah 5,06% ke nilai Rp 6.100 per lembar.

Selain itu, asing juga tercatat melakukan jual bersih terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 289,80 miliar pada sesi I perdagangan hari ini. Pergerakan saham BBRI juga tercatat melemah sebesar 2,22% ke nilai Rp 3.090 per lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BRMI) juga mengalami net foreign sell sebesar Rp 194,38 miliar hingga sesi I perdagangan hari ini. Saham bank plat merah ini tercatat melemah 2,59% ke nilai Rp 4.510 per lembar.

Selain saham-saham perbankan, asing juga tercatat menjual kepemilikan sahamnya di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp 71,96 miliar. Saat ini, pergerakan saham condong melemah sebesar 2,,43 ke nilai Rp 2.820 per lembar.

Kemudian saham-saham milik konglomerat juga mencatat tren serupa hingga penutupan sesi I hari ini. Milik Prajogo Pangestu misalnya, PT Petrosea Tbk (PTRO), tercatat net foreign sell sebesar Rp 29,07 miliar. Saham perseroan juga turun 8,50% ke nilai Rp 5.650 per lembar.

Selanjutnya terdapat saham milik Grup Bakrie seperti PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) nan mencatat net foreign sell sebesar Rp 10,89 miliar di sesi I perdagangan hari ini. Selain itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) juga mencatat jual bersih asing sebesar Rp 8,30 miliar.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance