Jakarta, CNBC Indonesia - Aset hulu minyak dan gas bumi (migas) nan tidak lagi digunakan dalam aktivitas operasi kembali menambah penerimaan negara. Lelang Barang Milik Negara (BMN) hulu migas pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Minas, Kabupaten Siak, Riau, ditutup Rabu (14/10) dengan penawaran tertinggi Rp11.010.685.000, sekitar Rp1,75 miliar di atas nilai limit.
Lelang nan digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) itu menetapkan nilai batas Rp9.260.685.000. Pelelangan secara daring ditutup pukul 11.00 WIB, kemudian pemenang ditetapkan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai.
Kepala PPBMN Kementerian ESDM, Rakhmawati, menegaskan bahwa lelang ini lebih dari sekadar transaksi jual beli aset.
"Penjualan lelang BMN hulu migas nan kita laksanakan hari ini bukan hanya sekadar transaksi, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari optimasi penggunaan aset negara, peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta support terhadap keberlanjutan industri migas nasional," ujar Rakhmawati dalam siaran persnya dikutip Kamis (15/10/2026).
Pelaksanaan lelang merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/PMK.06/2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara Hulu Minyak dan Gas Bumi. Aturan ini menjadi landasan agar pemindahtanganan aset negara berjalan transparan, akuntabel, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian.
Tidak semua aset dapat dilelang. BMN hulu migas nan dijual kudu tetap mempunyai nilai ekonomis, tidak lagi digunakan untuk aktivitas upaya hulu migas, tidak ditetapkan status penggunaannya dan/atau tidak dimanfaatkan, serta tidak mengganggu kelancaran operasional.
Untuk menjaga proses tetap terbuka, PPBMN berbareng PHR mendampingi peserta meninjau objek lelang sehari sebelum penawaran disampaikan. Dengan begitu, peserta dapat memperkirakan nilai nan bakal diajukan.
"Tahapan penjelasan dan peninjauan objek lelang menjadi bagian krusial untuk memberikan info nan jelas kepada peserta mengenai kondisi objek, persyaratan, dan tata langkah penyelenggaraan lelang. Melalui sistem lelang nan terbuka dan kompetitif, kita memastikan bahwa penjualan BMN hulu migas dapat betul-betul memberikan nilai tambah," tegasnya.
Rakhmawati berambisi hasil lelang memberi kontribusi signifikan terhadap PNBP. Ia juga menekankan pentingnya integritas seluruh pihak agar proses lelang tetap sehat, terbuka, dan profesional.
"BMN hulu migas merupakan aset nan mempunyai faedah lebih, bukan hanya berfaedah saat digunakan sebagai perangkat operasional aktivitas hulu migas, namun di saat sudah tidak digunakan pun tetap dapat memberikan faedah bagi negara," ungkapnya.
Sejak 2025 hingga 30 September 2026, PPBMN telah menyetorkan PNBP dari hasil lelang BMN hulu migas lebih dari Rp104 miliar. Hasil lelang di Siak bakal menambah capaian tersebut.
Lelang tidak berakhir di Siak. PPBMN menjadwalkan lelang BMN milik KKKS PT Pertamina Hulu Mahakam pada 20-21 Oktober 2026 melalui KPKNL Samarinda, dengan nilai batas Rp9.625.046.200.
Melalui lelang nan sesuai ketentuan, aset hulu migas nan telah selesai menjalankan kegunaan operasionalnya tetap dapat memberi faedah bagi negara. Langkah ini sekaligus memperkuat tata kelola aset negara nan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan penerimaan negara.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·