
Teknik pernapasan. (Foto: Freepik)
RASA tidak nyaman akibat asam lambung nan mendadak naik hingga ke tenggorokan sering kali mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini memang memerlukan penanganan nan tepat.
Di luar konsumsi obat-obatan, rupanya ada teknik pernapasan sederhana nan terbukti efektif membantu meredakan gejalanya. Trik ini krusial diketahui para penderita masam lambung.

1. Teknik Pernapasan Bantu Atasi Asam Lambung
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, dalam unggahan video di akun Instagramnya membagikan trik pernapasan perut (pernapasan diafragma). Trik ini dapat menguatkan katup kerongkongan agar masam lambung tidak mudah naik.
"Asam lambung naik sampai ke tenggorokan? Gengs, coba trik napas ini. Tapi ada satu syarat biar kerasa. Duduk tegak, satu tangan di dada, satu di perut,” ujar dr. Cecep.
Teknik ini cukup mudah dilakukan kapan saja. Langkah pertamanya adalah mengontrol alur napas dengan konsentrasi pada aktivitas perut, bukan dada.
“Tarik napas lewat hidung empat hitungan, perut ngembang, dada diam. Buang lewat mulut enam hitungan, perut kempes,” ucap dia.
dr. Cecep menjelaskan, sistem ini secara medis bekerja dengan memanfaatkan otot diafragma untuk menahan tekanan dari dalam lambung. Ketika seseorang melakukan pernapasan perut secara benar, katup bawah kerongkongan bakal tercengkeram lebih kuat.
“Kenapa gini? Otot napas kita, diafragma, ikut ngejepit katup di ujung bawah kerongkongan. Pas napas perut, tekanan katupnya bisa naik nyaris dua kali lipat, jadi asamnya lebih susah naik,” jelas dr. Cecep.
2. Sudah Teruji dalam Penelitian
Efektivitas latihan ini juga bukan sekadar teori. Menurutnya, sudah ada setidaknya 10 penelitian nan menguji faedah latihan pernapasan terhadap penurunan indikasi masam lambung. Namun, kunci utama dari keberhasilan trik ini adalah konsistensi.
“Nah, syaratnya lakuin tiap hari, 5 menit 3 kali sehari lenyap makan siang, makan malam, sama sebelum tidur. Terus udah 10 penelitian ngecek latihan ini. nan rutin 4 sampai 8 minggu, gejalanya condong berkurang,” tegas dia.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·