Tangguh Yudha
, Jurnalis-Senin, 15 Juni 2026 |09:43 WIB

Harga minyak bumi turun setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan kesepakatan damai. (Foto :Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Harga minyak bumi turun setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan kesepakatan tenteram dengan dibukanya akses pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu jalur pengedaran daya terpenting di dunia.
Harga minyak mentah Brent, nan menjadi referensi global, turun 4 persen menjadi USD83,81 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) nan diperdagangkan di Amerika Serikat merosot 4,7 persen ke level USD80,89 per barel.
Penurunan nilai tersebut terjadi setelah meredanya ketegangan geopolitik nan selama beberapa bulan terakhir mengguncang pasar daya global. Selat Hormuz sebelumnya ditutup secara efektif setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Teheran juga sempat menakut-nakuti bakal menyerang kapal-kapal nan melintasi jalur tersebut.
Diketahui, Selat Hormuz mempunyai peran strategis lantaran menjadi jalur pengiriman sekitar 20 persen pasokan minyak bumi dan gas alam cair (LNG). Gangguan di area itu membikin nilai daya melonjak tajam selama bentrok berlangsung.
Sebelum perang pecah, nilai minyak Brent berada di kisaran USD70 per barel. Namun, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sempat mendorong nilai hingga mendekati USD120 per barel.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·