AS Disebut Iran Kangkangi Kesepakatan Damai

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
AS Disebut Iran Kangkangi Kesepakatan Damai Ilustrasi AS kembali menyerang Iran(Anadolu)

KEMENTERIAN Luar Negeri Iran pada Sabtu (27/6) menyatakan serangan AS terhadap negaranya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian nan telah disepakati kedua negara.

"Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan udara nan dilakukan militer AS teroris terhadap sejumlah letak di pesisir selatan Iran pada Jumat malam, 26 Juni 2026," kata kementerian itu dalam pernyataan nan dipublikasikan melalui kanal resminya di Telegram.

"Serangan sadis nan menargetkan akomodasi penjaga pantai Iran ini merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, sekaligus pelanggaran terang-terangan terhadap paragraf pertama nota kesepahaman," sebut pernyataan itu.

Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Jumat mengonfirmasi serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas dugaan serangan terhadap sebuah kapal jual beli di Selat Hormuz sehari sebelumnya. Setelah itu, militer Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah akomodasi militer AS di Timur Tengah.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran nan menimbulkan kerusakan dan menewaskan penduduk sipil. Iran dan AS kemudian menandatangani MoU secara elektronik pada 18 Juni untuk menghentikan bentrok militer tersebut.

MoU itu memberikan waktu 60 hari bagi kedua negara untuk merundingkan kesepakatan final mengenai program nuklir Iran dan pencabutan hukuman AS. Dokumen tersebut juga mengatur pencabutan blokade maritim AS terhadap Iran serta pemulihan pelayaran melalui Selat Hormuz. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia