Arya Wedakarna Hadiri Miss Equality World, Bobon Santoso Pertanyakan Urgensi Wakil Rakyat Bali

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Arya Wedakarna Hadiri Miss Equality World, Bobon Santoso Pertanyakan Urgensi Wakil Rakyat Bali Arya Wedakarna Hadiri Miss Equality World.(Dok. Instagram/@bobonsantoso)

KEHADIRAN anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, dalam arena internasional Miss Equality World 2026 memicu kontroversi di media sosial. Kritik tajam datang dari pembuat konten Bobon Santoso nan mempertanyakan urgensi serta prioritas sang senator sebagai wakil rakyat Bali.

Melalui unggahan di akun IG @bobonsantoso dan @kualimerahputih pada Selasa (3/9/2026), Bobon menyoroti kehadiran Arya dalam aktivitas nan mengangkat rumor transgender, kesetaraan gender, dan inklusi tersebut. Bobon menilai, sebagai personil DPD RI, Arya semestinya lebih konsentrasi pada persoalan mendesak nan dihadapi masyarakat di wilayah pemilihannya.

“Pak Arya, kedudukan adalah amanah, bukan tiket untuk datang di setiap panggung,” tulis Bobon dalam unggahan carousel tersebut. Ia mempertanyakan nilai apa nan dibawa Arya atas nama Bali dalam panggung internasional nan dinilai tidak relevan dengan aspirasi utama konstituennya.

Selain kehadiran Arya, Bobon juga menyoroti keberadaan seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) berseragam komplit nan terlihat mendampingi sang senator selama aktivitas di luar negeri tersebut. Bobon mempertanyakan dasar penugasan prajurit tersebut, apakah bekerja sebagai pengamanan, pendamping, alias ajudan resmi.

Kritik tersebut menekankan pentingnya kejelasan surat perintah bagi prajurit TNI nan menggunakan atribut resmi dalam aktivitas di luar negeri. Menurut Bobon, penggunaan seragam TNI kudu mempunyai dasar kepentingan negara nan jelas dan resmi.

Lebih lanjut, unggahan tersebut menyinggung Perpres Nomor 111 Tahun 2025. Bobon meminta agar rumor mengenai penyebaran budaya LGBTQ, nan disebutnya sebagai bagian dari ancaman nonmiliter dalam konteks patokan tersebut, tidak dianggap sepele oleh pemangku kebijakan.

Hingga buletin ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari pihak Arya Wedakarna maupun lembaga mengenai terkait kritik nan disampaikan oleh Bobon Santoso tersebut. Bobon menutup unggahannya dengan mengingatkan bahwa setiap tindakan wakil rakyat di kancah internasional kudu tetap mencerminkan nilai-nilai nan diwakilinya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia