
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
JAKARTA - Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum melangkah dengan aman, tertib, lancar, dan terkendali. Hal ini merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder nan terlibat, serta penerapan strategi Kamseltibcarlantas secara komprehensif di seluruh jalur mudik, baik jalan tol, jalan arteri, maupun pelabuhan penyeberangan.
Dari aspek keamanan, situasi kamtibmas dan lampau lintas selama arus mudik dan arus kembali terpantau kondusif. Personel campuran ditempatkan di beragam titik rawan kemacetan, kecelakaan, serta pusat keramaian seperti rest area, terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan. Keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan juga memberikan rasa kondusif dan nyaman bagi masyarakat nan melaksanakan perjalanan mudik.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder mulai dari Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Jasa Raharja, Jasa Marga, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga operator jalan tol," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Minggu (22/3/2026).
Dari aspek keselamatan, beragam upaya preventif sukses menekan potensi kecelakaan lampau lintas, antara lain melalui sosialisasi keselamatan berkendara, imbauan rehat kepada pengemudi, pemeriksaan kelaikan kendaraan, serta pengawasan terhadap kecepatan kendaraan di jalan tol maupun arteri. Petugas di lapangan juga aktif memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara, khususnya pengendara sepeda motor nan melakukan perjalanan jarak jauh.
Agus menyebut, dari aspek ketertiban, pelanggaran lampau lintas dapat ditekan melalui penegakan hukum, baik secara elektronik maupun manual. Penertiban kendaraan nan tidak laik jalan, kendaraan over dimension dan over load, serta penertiban parkir liar di rest area dan bahu jalan turut berkontribusi terhadap terciptanya ketertiban lampau lintas selama periode mudik Lebaran.
Sementara dari aspek kelancaran lampau lintas, penerapan rekayasa lampau lintas seperti contraflow, one way, ganjil genap, buka-tutup jalur, serta pengaturan arus kendaraan menuju pelabuhan melalui sistem buffer zone dan delay system terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada saat puncak arus mudik dan arus balik. Arus lampau lintas pada jalur tol Trans Jawa, jalur Pantura, jalur Selatan, serta akses menuju pelabuhan penyeberangan secara umum dapat terkelola dengan baik.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan Kamseltibcarlantas pada Operasi Ketupat Lebaran 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan dan pengaturan lampau lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pelayanan kepada masyarakat. Petugas di lapangan datang untuk membantu pemudik, memberikan info jalur, membantu kendaraan nan mengalami kendala, serta memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan kondusif dan nyaman.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·