Arahan Prabowo ke KSP untuk Cek Celah Potensi Korupsi MBG

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Jakarta -

⁠Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman untuk mengecek celah potensi korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu celah tersebut ialah diduga adanya jual beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) alias dapur MBG.

"Banyak celahnya, banyak celahnya. Ya salah satunya saya dapat info tentang ada jual-beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Nanti bakal saya lihat itu jual-beli titik," kata Dudung di gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Dudung enggan menjelaskan celah lain nan berpotensi memunculkan ketimpangan. Ia memastikan bakal mengecek langsung ke lapangan untuk memeriksa potensi ketimpangan nan ada, termasuk nan berangkaian dengan makanan.

"Ah nanti, banyak, jangan saya buka semua di sini ya," ujarnya.

"Nanti itu juga bakal ada nan kita temukan. Jadi jika misalnya ditemukan makanannya pun nan kemudian ya inilah nan akhirnya ada keracunan, nan kemudian kualitas dan sebagainya, kelak bakal saya cek langsung di lapangan," lanjut Dudung.

Presiden RI Prabowo Subianto berbareng dengan Pendiri Gates Foundation, Bill Gates mendatangi SDN Jati 03 Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (7/5/2025). Kedatangan mereka untuk meninjau program Makan Bergizi Gratis.Ilustrasi. Siswa menyantap MBG (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Dapur Disetop Operasionalnya tapi Masih Terima Insentif

Dudung juga bakal memeriksa laporan mengenai SPPG nan ditutup tapi insentif tetap melangkah lancar. Hal ini merujuk info Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana nan mengungkap sebanyak 1.720 SPPG di Indonesia disetop sementara. Ribuan dapur MBG rupanya tetap menerima insentif Rp 6 juta per hari meski operasionalnya dihentikan.

"Ah justru itu juga kelak bakal saya cek. Sudah di-suspend tapi tetap insentif lancar, apalagi investornya itu tetap dapat, tetap menerima. Kan begitu," ujarnya.

Arahan Prabowo

Lebih lanjut, Dudung mengungkap pengarahan Presiden Prabowo untuk memeriksa celah potensi ketimpangan di program prioritas nasional. Menindaklanjuti perihal tersebut, pihaknya bakal berkoordinasi dengan stakeholder mengenai untuk memperkuat kolaborasi.

"Ya, Presiden mengarahkan kepada saya, 'Pak Dudung, coba dicek'. Karena kan program prioritas nasional ini salah satunya adalah untuk memastikan prioritas unggulan dari Bapak Presiden, ya salah satunya MBG, kemudian Koperasi Merah Putih, dan itu kelak bakal kita cek. Maka saya bakal mengaktifkan kembali bekerja-sama dengan stakeholder terkait," ujarnya.

"Minta doanyalah. Nanti dan jika saya temukan, saya bakal langsung buka di wartawan. Sampaikan aja siapa pelakunya, siapa nan tidak benar, ya. Karena ini duit rakyat, rakyat kudu tahu," lanjut Dudung.

(isa/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News